Masalah Golden Tick & Top Creator Shopee Affilate

Katanya #CariDuit di era digital ini makin mudah, ia sih makin mudah tapi tantangannya juga luar biasa, apalagi tim takut kamera seperti aku, ya walaupun harus beradaptasi sejak ikut #shopeeaffiliate aku harus mulai upgrade skill mulai dari filming, editing dan juga alat ngonten. #MyJourney di dunia perkontenan sebenarnya sudah aku mulai sejak 2019 lalu saat pertama ngeyoutube, tapi aku stop cuma karena 1 hate koment, tapi sekarang mah bodo amat sama hate koment.

Aku tim yang #ReviewJujur ga berlebihan dan aku harus coba produknya dulu beberapa hari, kalau keburu deadline paling aku review texture, aroma dan belum ke hasil sebab belum menggunakan.

Akhir2 ini #shopee makin ketat 😥 masa editing di capcut di anggap AI meskipun cuma tambahin subtitle padahal pakai video dan voice over kita sendiri bukan AI, ya kali text di anggap AI. Tampilan baru Top Creator di slide 1 dan slide 2 yang lama.

Aku sih setuju konten AI dan konten curian di banned supaya persaingan sehat, tapi kalau konten ori di anggap AI dan malah konten curian di mudahkan Golden tick seperti slide akhir sih aku ga ikhlas. Share yuk keluh kesah kalian selama ikut Affiliate

6/7 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seseorang yang baru mulai beradaptasi dengan dunia konten digital dan Shopee Affiliate, saya merasakan bagaimana persaingan makin ketat terutama terkait penilaian kualitas video dan keaslian konten. Dari pengalaman pribadi, penting sekali untuk memahami bahwa tidak semua perubahan dari sistem Shopee mudah diterima, terutama bila konten asli justru dianggap mirip AI karena penggunaan tool editing seperti CapCut yang ringan dan mudah diakses. Selain itu, saya menemukan bahwa proses mendapatkan Golden Tick sebagai tanda resmi Top Creator bukan hanya soal jumlah penonton atau followers, tapi juga kualitas konten dan kepatuhan terhadap aturan baru yang lebih ketat. Misalnya, konten yang mengandung elemen duplikasi atau plagiarisme bisa langsung didiskualifikasi, sementara konten asli yang mungkin sedikit diedit dianggap menggunakan AI sehingga kurang mendapat apresiasi. Untuk itu, saya mulai fokus memperbaiki cara pembuatan video dengan memperhatikan durasi, kejelasan visual, dan juga konsistensi dalam mereview produk secara jujur. Teknik filming dan editing yang saya pelajari pun membuat video lebih menarik tanpa harus memakai efek berlebihan yang dapat dianggap sebagai konten AI. Lewat pengalaman ini, saya menyadari bahwa meskipun sulit dan menantang, keterbukaan untuk terus belajar sangat membantu dalam meningkatkan kualitas video dan peluang untuk menjadi Top Creator. Selain skill teknis, saya juga belajar untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi hate comment atau kritik negatif, karena hal itu sering menjadi ujian mental para kreator. Menjaga semangat dan fokus pada tujuan bisa membantu kita tetap konsisten menghasilkan konten yang bermanfaat dan menginspirasi. Terakhir, saya sarankan untuk bergabung dengan komunitas Shopee Affiliate agar dapat berbagi pengalaman, tips, dan solusi terkait masalah Golden Tick maupun hal lain di platform ini. Dengan demikian, kita bisa saling mendukung agar persaingan menjadi lebih sehat dan adil bagi semua kreator. Jadi, tetap semangat dan terus asah kemampuanmu dalam membuat konten berkualitas di Shopee!