Bangga Dengan anakku
Hy #lemon8 sedikit cerita boleh yah..
Semenjak aku kembali bekerja saat anak ku usia 3th, keputusan aku bekerja karena aku seorang single mom berat rasanya karena harus meninggalkan anak di masa emas nya setiap hari selama 9-12 jam .
sedihnya ketika berangkat dia belum bangun, ketika pulang dia sudah tidur.
tetapi yg sangat buat aku sedih aku gak begitu mengikuti perkembangannya yg aku lihat dia sudah bisa mengenal huruf, dan baca alfabet, angka, maupun huruf hijaiyah..
aku bangga tetapi aku merasa bersalah karena tidak menjadi orang pertama yg tahu hal baru yg dia bisa..
Nak maaf yah, mungkin mama banyak kehilangan waktu utk km begitu pun km, tapi km ketahui yg mama lakukan semua untuk kamu anak mama yg paling utama.. doa terbaik yg slalu mama berikan untuk km semoga menjadi anak soleh, bertanggung jawab, sukses dunia dan akhirat..
doakan mama ya nak selalu sehat agar bisa mendampingi km hingga slesai tugas mama di dunia ..
Menjadi seorang single mom yang harus bekerja penuh waktu tentu bukan hal mudah, apalagi ketika harus meninggalkan buah hati di masa-masa awal perkembangan pentingnya. Saya pun pernah mengalami hal serupa, di mana rasa bangga saat melihat anak mulai mengenal huruf, angka, dan bahkan huruf hijaiyah bercampur dengan rasa sedih karena tidak bisa menyaksikan langsung setiap kemajuan kecilnya. Hal yang saya pelajari adalah pentingnya kualitas daripada kuantitas waktu bersama anak. Meskipun durasi bersama tidak banyak, momen-momen yang dihabiskan bersama tetap bisa bermakna, misalnya membaca bersama sebelum tidur atau mengajarkan sesuatu secara langsung saat weekend. Selain itu, berdoa dan memberikan dukungan penuh dari jauh juga menjadi kekuatan bagi sang anak. Penting juga untuk menerima bahwa perasaan bersalah itu normal dan merupakan tanda cinta yang dalam. Sebagai orang tua, kita bisa memanfaatkan teknologi untuk tetap memantau perkembangan anak lewat video call, foto, atau sekadar mendengarkan ceritanya setiap hari. Saya juga percaya bahwa setiap perjuangan yang dilakukan demi masa depan anak adalah investasi yang akan membuahkan hasil luar biasa. Tentang doa, saya sangat terinspirasi dengan kalimat "Allahumma Baarik" yang berarti memohon keberkahan dari Allah. Doa ini menguatkan saya untuk terus bersemangat dan memberikan yang terbaik. Doa-doa ini saya panjatkan agar anak bisa tumbuh menjadi anak yang soleh, bertanggung jawab, dan sukses baik dunia maupun akhirat. Jadi, untuk para single mom atau siapapun yang menghadapi situasi serupa, jangan pernah merasa sendiri. Setiap perjuangan dan pengorbananmu sangat berarti. Fokuslah pada apa yang bisa dilakukan, dan berikan cinta tanpa batas walau dari jauh. Anak akan merasakan kehangatan tersebut dan tumbuh dengan penuh rasa percaya diri dan cinta yang kuat.


































