... Baca selengkapnyaKalau dengar nama kue mangkuk, aku langsung keingat jajanan pasar waktu kecil. Bentuknya yang merekah seperti senyum itu bikin kangen, apalagi kalau teksturnya lembut dan legit. Di keluarga aku, kue mangkuk apem ini sering jadi andalan kalau ada arisan atau acara kecil di rumah.
Buat yang baru mau mulai, kuncinya sebenarnya ada di adonan dan proses mengukus. Aku biasanya pastikan semua bahan bersuhu ruang dulu, terutama santan dan tape singkong kalau dipakai. Adonan jangan terlalu kental, tapi juga jangan encer banget. Tekstur yang pas itu ketika diaduk masih terasa agak berat, tapi masih bisa dituang dengan mudah. Dari pengalamanku, adonan yang terlalu kental bikin kue kurang mekar.
Selain itu, ragi juga berperan penting. Aku biasanya pakai ragi instan yang masih fresh, bukan yang sudah lama dibuka. Setelah semua bahan tercampur, adonan aku diamkan dulu sampai mengembang dan muncul banyak gelembung kecil. Bagian ini jangan dilewatkan, karena pengaruh banget ke hasil kue mangkuk apem yang mengembang dan punya aroma agak fermentasi yang khas.
Pas mengukus, kukusan harus benar-benar panas dan beruap banyak sebelum cetakan dimasukkan. Aku suka alasi tutup kukusan dengan kain supaya uap air tidak menetes ke kue. Cetakan juga aku panaskan sebentar dulu, baru adonan dituang hampir penuh supaya nanti bisa merekah cantik. Api kompor aku set agak besar di awal, karena pengalaman aku, api kecil bikin kue bantet dan tidak mau mekar.
Untuk rasa, kue mangkuk ini bisa banget dimodifikasi. Selain warna pink seperti di gambar, aku kadang pakai warna hijau pandan atau ungu dari ubi ungu, jadi kelihatan lebih meriah kalau ditata di nampan. Manisnya juga bisa disesuaikan, kalau suka lebih legit tinggal tambah sedikit gula merah yang sudah disisir dan dicairkan.
Ngomongin 30 nama kue tradisional Indonesia, kue mangkuk ini menurutku termasuk yang wajib dikenal, sama seperti klepon, nagasari, kue lapis, dadar gulung, onde-onde, serabi, putu ayu, talam, kue cucur, dan masih banyak lagi. Kalau lagi bingung mau bikin apa untuk acara keluarga, aku sering pilih salah satu dari jajanan pasar itu dan dipadukan dengan kue mangkuk, jadi meja camilan kelihatan penuh dan berwarna.
Kalau kamu baru belajar bikin kue tradisional, kue mangkuk apem ini termasuk yang ramah pemula asalkan teliti di langkah-langkahnya. Coba dulu setengah resep untuk uji coba. Kalau sudah pas mengembang dan lembut, baru deh bisa dibuat versi banyak untuk arisan, pengajian, atau bahkan dijual di kantin dan bazar. Dari satu resep sederhana, bisa jadi ide usaha kecil-kecilan yang lumayan, apalagi kue tradisional seperti ini masih banyak penggemarnya.