suruh pilih menikah atau tidak menikah..

#Seandainya dulu pas jaman aku belia, menikah diusia 23 THN itu pas.. buat cewek dapat y seharusy diusia 27 tahun untuk pria ,di aku tidak pas sekali suami LBH muda dr aku..

TPI kenyataannya pikiran lebih tua drpd umur nya 🤣 setengah nyesel setengah gak . karna kita usahakan bersama.. KLO disuruh menikah diusia 23 THN aku tidak mau seharusy tp kepepet karna bujuk rayuan ibu aku .. ketimbang aku dibilang cewek murahan yg kesana kemari mndg tawari pacar aku yg jadi suamiku (aku langsung mau ) spt mimpi yg susah bangun 🙂 perjalanan pernikahan ku yg penuh liku dan sakit hati sekali.. cerita ku sampe dsini dulu ya mom lemon8

#curhatanistri

#tipscurhatan

#Seandainya

2025/9/1 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenikah di usia muda sering kali menjadi sebuah pilihan besar yang penuh dengan pertimbangan, baik dari sisi pribadi maupun lingkungan sekitar. Banyak orang percaya bahwa usia ideal untuk menikah adalah setelah melewati masa-masa muda yang dianggap lebih stabil secara emosional dan finansial, seperti usia 27 tahun untuk wanita dan mungkin sedikit lebih tua untuk pria. Namun, realita hidup tak selalu berjalan sesuai dengan pandangan ideal tersebut. Dalam kisah yang diungkap, memilih menikah di usia 23 tahun bukanlah keputusan yang mudah. Bahkan ada perasaan setengah menyesal, tapi juga ada semangat untuk berjuang bersama pasangan yang meski secara usia lebih muda, sebenarnya memiliki kedewasaan dalam berpikir. Cerita ini membuka mata bahwa kecocokan dalam pernikahan tidak semata dilihat dari angka usia, tetapi juga bagaimana kedua belah pihak mampu saling mendukung dan memahami. Tekanan sosial dan bujuk rayuan keluarga, khususnya orang tua, seringkali menjadi faktor yang memengaruhi keputusan menikah di usia muda. Dalam konteks budaya Indonesia, menikah muda kadang dianggap sebagai solusi agar tidak dianggap negatif oleh masyarakat. Hal ini tentu saja dapat menimbulkan dilema tersendiri dalam diri seseorang—apakah menikah karena keinginan sendiri atau sekadar memenuhi ekspektasi orang lain. Pengalaman berjuang dalam pernikahan yang penuh liku dan tantangan adalah hal yang sangat wajar. Setiap pasangan yang memulai babak baru kehidupannya dengan usia relatif muda biasanya harus belajar banyak tentang komunikasi, kompromi, dan pengertian. Konflik dan kesalahan pasti ada, tapi yang terpenting adalah bagaimana keduanya berusaha bersama untuk membangun rumah tangga yang bahagia daripada hanya menyerah pada keadaan. Bagi pembaca yang sedang mempertimbangkan pilihan untuk menikah di usia muda atau menunda sampai usia yang dianggap lebih matang, cerita ini bisa menjadi salah satu bahan refleksi penting. Memang, tidak ada patokan pasti kapan waktu terbaik menikah, sebab setiap individu punya perjalanan hidup dan kesiapan yang berbeda. Yang utama adalah menemukan pasangan yang benar-benar bisa menjadi sahabat, pendukung, dan rekan sejalan dalam menjalani hidup. Selain itu, penting juga untuk menyadari bahwa menikah bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal perjalanan yang membutuhkan banyak energi dan pengorbanan. Tak jarang, pasangan muda harus menghadapi pandangan dan komentar dari orang sekitar. Tetapi, dengan memperkuat fondasi hubungan, saling percaya, dan komunikasi terbuka, tantangan tersebut bisa dilalui dengan lebih baik. Singkatnya, memilih menikah atau tidak menikah di usia muda merupakan keputusan yang sangat personal. Melalui kisah nyata dan refleksi ini, kita belajar bahwa yang terpenting bukan soal usia atau tekanan sosial, melainkan kesiapan mental dan komitmen untuk terus tumbuh bersama dalam pernikahan.

Posting terkait

Gambar menunjukkan tiang infus di ruangan rumah sakit dengan teks besar "HIDUPKU HANCUR Karena Salah Pilih Suami" dan "POV: Menikah dengan laki-laki yang paham agama". Terdapat juga tulisan "irt 30+ sharing" dan "@inisifitrii".
Teks pada gambar menjelaskan kisah seorang teman yang menikah dengan pria paham agama, namun mentalnya runtuh karena agama dijadikan senjata untuk menekan. Latar belakangnya adalah tiang infus di ruangan.
Gambar berisi teks yang membedakan antara "paham agama" dan "menjalankan agama", menekankan bahwa ilmu tanpa akhlak belum tentu hidup. Latar belakangnya adalah tiang infus.
Ketika menikah dengan suami yang paham agama
Aku punya teman. Hidupnya pelan-pelan hancur setelah menikah. Bukan karena ekonomi, bukan juga karena orang ketiga. Tapi karena salah pilih suami. Dulu temenku tuh yakin banget. Katanya, “Gapapa, dia paham agama kok.” Hafal ayat, ngerti hukum, rajin ikut kajian. Semua orang bilang dia berun
Fitria R.

Fitria R.

294 suka

Tangkapan layar percakapan WhatsApp antara 'Sayang' dan pasangannya. Percakapan dimulai dengan salah satu pihak lapar, dan pihak lain menyarankan agar keduanya tidak makan agar sama-sama lapar.
Lanjutan percakapan WhatsApp. Pihak yang lapar menjelaskan perlu makan karena harus minum obat dan sering sakit jika menahan lapar. Pihak lain menuduh pasangannya tega jika makan sendirian.
Lanjutan percakapan WhatsApp. Pihak yang lapar menyarankan pasangannya menggunakan uang untuk makan, namun pasangannya mengaku tidak punya uang dan kembali menyarankan keduanya tidak makan.
jangan terusin nikah kalau calon kamu kaya gini.!
heran bisa2 nya aku nikah sama dia,bisa2 nya bertahan sama dia,di cerita aku selalu keburukan²dia kaou hidup cuman buat bikin aku setres doang,giliran aku minta pisah nangis2 mohon sampe mmh pun kou bujuk agar aku ga minta pisah terus,sadar mangkanya sadar,geems banget #RahasiaDalamHubungan #Mau
eci🕊

eci🕊

780 suka

Gambar interior restoran Marugame Udon & Tempura dengan teks tentang pertemuan penulis dengan temannya, Dila, istri seorang oknum berseragam, yang akan menceritakan kisahnya.
Latar belakang interior restoran dengan teks yang menjelaskan Dila, istri oknum berseragam, awalnya senang dengan banyak kegiatan, namun lama-kelamaan merasa pertemuan tersebut toksik dan menghabiskan banyak biaya.
Tampilan konter makanan cepat saji dengan teks yang menjelaskan Dila merasa harus tampil "WAH" dengan barang baru di setiap pertemuan istri oknum berseragam agar tidak merasa miskin dan menjaga citra suami.
Yang mau nikah sama oknum, coba baca ini dulu deh
Dan ini yang paling GONG dari cerita Dila ke gue. Dila bilang harga tas itu seharga satu juta! SATU JUTA! KUULANGI SEKALI LAGI. SATU JUTA!! Gue langsung ternganga pas temen gue nyebut harganya! GILA?! SATU JUTA HANYA UNTUK TAS?!!! DAN KALIAN TAU? ITU WAJIB! In this economy? Tas harga satu
Meyendah | Writer

Meyendah | Writer

24 suka

Ilustrasi seorang pria dewasa dan seorang gadis kecil bergaun, dengan teks "BJIRRRR.... Anak Umur 5 Tahun DISURUH NIKAH POLITIK ?!".
Ilustrasi wanita berambut pirang panjang dan mata ungu, dengan teks "AGATHA NOBILIS", menunjukkan karakter utama cerita.
Ilustrasi close-up Agatha Nobilis berambut pirang dan mata ungu, mengenakan gaun kuning elegan dengan perhiasan mewah.
✨ HEHHH... PENGIN NIKAH 7X ??? 😱😱😱 ✨
• Judul Korea: 7번의 결혼이 예정되어 있습니다 • Judul Inggris: Seven Marriages Are Planned • Genre: Drama, Fantasy, Romance, Comedy ** SINOPSIS** Agatha Nobilis, terlahir kaya raya dan memiliki kekuasaan yang luar biasa, pewaris yang cemerlang nan cantik memiliki segalanya kecuali pernikahan yang la
Nureu~

Nureu~

69 suka

Gambar menunjukkan seorang wanita berhijab menunjuk ke laptop dengan tumpukan uang rupiah di keyboard, membahas mengapa gaji harus dirahasiakan dari rekan kerja.
Gambar menampilkan laptop dengan uang rupiah dan teks alasan pertama: menghindari kecemburuan sosial karena perbedaan gaji dipengaruhi pengalaman, negosiasi, dan pendidikan.
Gambar menampilkan laptop dengan uang rupiah dan teks alasan kedua: mencegah konflik dan drama di kantor akibat perbandingan gaji yang bisa mengganggu kerja tim.
Kenapa Gaji Kita Disuruh Rahasiakan? Yuk Bahas✨‼️
Hai Lemonade #CewekKantoran Pernah gak sih kalian bingung… kenapa gaji harus dirahasiakan dari teman sekantor, padahal kerjaan dan posisi sama? 🤔 Ternyata ada beberapa alasan penting yang sering dilupakan! Swipe di atas yuk buat tahu kenapa ini penting 💼👆 Btw Ini cerita sepupuku, Dulu
Pah 🎀 🦢𐙚˚.ᡣ𐭩

Pah 🎀 🦢𐙚˚.ᡣ𐭩

60 suka

RAHSIA ANAK BELAJAR TANPA DISURUH
Kuncinya ialah jadikan belajar itu pendek, mudah dan rutin ! Berikut beberapa cara yang boleh diamalkan: 1️⃣ Tetapkan masa yang sama setiap hari Pilih masa yang sama setiap hari, contohnya 10–15 minit selepas makan malam atau sebelum tidur. Apabila masa belajar konsisten, otak akan mula anggap
Teacher Endah

Teacher Endah

38 suka

Gambar sampul dengan seorang wanita berhijab putih dan emoji pria, bertuliskan "Minim culture Shock Gen Z WajiB Baca!! Persiapan mental sebelum nikah" di latar belakang biru.
Pasangan pengantin dengan teks "1. Wajib belajar ngendaliin emosi" dan penjelasan tentang pentingnya mengendalikan emosi untuk menghindari pertengkaran.
Pasangan pengantin dengan teks "2. Bisa berkomunikasi dgn baik" dan penjelasan bahwa miskomunikasi dapat menyebabkan perceraian dan sakit hati.
Persiapan mental sblm nikah!! Minim culture shock🤭
#Seandainya Seandainya mental kalian blm siap tapi udah disuruh nikah sama ortu, kira2 kalian tetep bakal nikah atau diskip dulu? Emang sih jalanin kehidupan rumah tangga itu gak mudah yah guyss. Wajib siap mental hihi. Padahal wktu nikah aku udah siap mental banget, ehh ternyata masih cult
Pipin Alfian ໑ৎ🦩

Pipin Alfian ໑ৎ🦩

7 suka

Pasangan suami istri tersenyum, dengan teks yang menyatakan bahwa sang istri dikira hamil di luar nikah, memiliki tinggi badan 152cm, dan mengalami suka duka sebagai wanita di masa pandemi.
Pasangan tersenyum, dengan teks yang menceritakan pengalaman pemeriksaan kehamilan pertama di mana asisten bidan meragukan kehamilannya karena lupa tanggal menstruasi terakhir.
Pasangan tersenyum, dengan teks yang melanjutkan cerita bahwa meskipun tespek positif, asisten bidan tetap meragukan kehamilannya dan bersikap ketus saat ia merasa tidak enak badan.
Menikah muda badan mini pulak
#SukaDukaCewek badan mungil . Usia 19 dikira masih smp, dikira cah cilik jalok nikah😑 . Ini juga dijodohin😌 ga bisa nolak juga🫠. Giliran hamil dikira hamil di luar nikah😑. serba salah banget🙃. Dan sekarang anak udah usia jalan5 tahun , hamil 2 bulan eh keguguran🙃, ini udah jalan 6 bulan setelah
fadila🌷

fadila🌷

2 suka

Ternyata tidak mudah
#RealitaDewasa ternyata menjadi dewasa itu tidak mudah, banyak yang harus di hadapi, yang harus di pikirkan, semua tidak seindah cerita di TV.. waktu kecil berpikir ingin segera menjadi orang dewasa biar bisa ikut andil dalam mengambil keputusan, hidup jadi orang dewasa enak karena punya uang
windasri

windasri

2 suka

Dua orang duduk di ruang tunggu rumah sakit dengan teks 'SEANDAINYA IBU MERTUA RESTUI PERNIKAHAN KU PASTI NGGAK AKAN SESAKIT INI', menggambarkan rasa sakit hati akibat pernikahan tanpa restu mertua.
Teks di atas latar rumput hijau menceritakan ayah mengejar ibu hingga dapat restu kakek nenek, namun ibu ayah tidak merestui pernikahan mereka setelah ibu pulang dari Malaysia.
Teks di atas latar rumput hijau melanjutkan kisah ibu yang menikah di usia 20 tanpa restu ibu ayah, dan setelah 4 anak, ibu ayah masih tidak menyukai ibu.
IRT MENIKAH TANPA RESTU MERTUA TERNYATA SAKIT 💔
Halo besti Lemonade💸 🍋 #Seandainya bisa back ke masa lalu, aku bakal cegah mamak nikah sama ayah karna aku gamau mamak sakit hati selama 22 tahun menikah sama ayah gegara non restu ibu ayah😞 dari yang awalnya dibilang hamil duluan sama majikan di malay, sampe waktu ngebangun rumah yang awalny
𝐹𝑒𝓃𝓊𝓇𝟣𝟦🌻

𝐹𝑒𝓃𝓊𝓇𝟣𝟦🌻

12 suka

Ternyata Aku Baru Benar2 Kenal Setelah Menikah
Banyak orang baru keliatan aslinya pas hidup bareng, dan itu bukan salah kamu. Kamu gak lebay karena takut atau kaget, kamu cuma lagi adaptasi sama realita yang gak pernah dikasih liat sebelumnya. Yang penting sekarang, kamu jangan pendam sendirian sampe capek sendiri. Coba pelan-pelan ajak dia ng
Daily Bloom 🌸

Daily Bloom 🌸

2 suka

Judul: Belum Siap Menikah Lagi
"Besok saja, Mas Al. Ini sudah malam," Hana menegurnya. Biasa dengan bahasa tubuh. Bab 7 "Mas Aldo kenapa yang jemput? Kenapa bukan Buk Siska saja yang datang?" Hana bertanya melalui bahasa tubuhnya. "Mamah sibuk, jadi Aldo yang disuruh jemput." Caca lebih dulu n
Author KBMApp

Author KBMApp

0 suka

Lihat lainnya