Resep Bakpao lembut...

ini beneran resep anti gagal kataku sist..

dr pada buat donat mending bakpao ini aja... isinya juga bebass bisa bervariant sesuai harapan ibu kepada anaknya...

eh harapan yg buat deng hihi.. yuk lanjuutt kita tulis resepnya.

bahan bakpao:

250gr tepung terigu pro ting

mentega 50gr

gula 1 sdm

garam sejumput

fermipan 1 sdm

baking powder ½sdm

(untuk fermipan dan gulanya aku larutkan dengan 130ml air hangat lalu diamkan 10mnt ya..)

cara buat :

●campurkan terigu, garam dan baking poder dengan larutan gula, fermipan yg tadi sudah di buat.

●cukup uleni tanpa tenaga saja lalu bagi adonan dan biarkan adonan 10 mnt.

●lalu gilas adonan lalu isi dengan isian sesuai selera, dan biarkan lagi selama 20 mnt.

●setelah itu kukus selama kurang lebih 15 mnt.

lanjutt... bahan ayam kecapnya:

ayam ¼ di chooper

bawang putih 2 siung

bawang merah 3 siung

kecap sesuai selera

dan bumbu" penyedap sesuai selera

cara buat :

●masukkan minyak lalu tumis perbawangan hingga harum

●lalu masukkan ayam, kasih berbagai bumbu penyedap rasa dan kecap juga.

●masak hingga meresap lalu mataang..

udah segitu doang resepnya bund, selamat mencobaa...

semoga berhasil ya bund.. ini juga buat cemilan anak muantapp bun udh karbo plus prohe juga isinya banyakin aja kalau buat makan sendiri bundd heheh..

#LifeBingo #resepbakpao #bakpaoayam #cemilananak #resepantigagal

2025/8/21 Diedit ke

... Baca selengkapnyaBanyak yang penasaran, kalau bikin bakpao lembut itu wajib pakai ragi atau bisa tanpa ragi sama sekali? Di resep ini aku memang pakai fermipan biar hasilnya lebih mengembang dan empuk berjam‑jam, tapi aku sempat coba juga versi bakpao tanpa ragi. Waktu pakai ragi, tekstur bakpao jadi lebih mengembang, lembut, dan ringan. Pas dipegang kerasa empuk, dan pas dibuka isian ayam kecapnya kelihatan gurih banget. Ini cocok kalau kamu mau bakpao yang fluffy ala bakpao kaki lima atau restoran. Kuncinya, ragi harus masih aktif: biasanya aku larutkan dulu dengan gula dan air hangat, lalu diamkan sekitar 10 menit sampai berbuih. Kalau nggak berbuih, berarti raginya udah nggak oke. Sedangkan pas aku coba bakpao tanpa ragi, teksturnya cenderung lebih padat dan agak mirip mantou atau roti kukus. Masih enak, cuma jangan berharap bakal seempuk versi pakai ragi. Kalau mau coba versi tanpa ragi, pastikan uleninya agak lebih sabar supaya adonan halus, dan tambahkan baking powder sedikit lebih banyak untuk bantu ngembang. Terus, soal "apakah bakpao bisa basi?" Jawabannya: bisa banget. Apalagi kalau isiannya ayam kecap seperti punyaku ini. Biasanya aku biarkan bakpao dingin dulu, baru simpan. Kalau ditaruh di suhu ruang, aku usahakan habis dalam 1 hari saja. Tekstur bakpao lembut memang enak, tapi kalau kelamaan di luar kulkas, apalagi di cuaca panas dan lembap, bakpao bisa cepat basi, isian ayamnya juga riskan. Biar lebih awet, aku sering simpan bakpao di kulkas dalam wadah tertutup. Di kulkas bisa tahan 2–3 hari. Kalau mau lebih lama, bisa dibekukan (freezer) sampai seminggu. Cara menghangatkannya: kukus lagi sebentar sekitar 5–7 menit sampai bakpao lembut dan empuk lagi. Menurut pengalamanku, bakpao yang disimpan dengan cara ini tetap anti keriput dan tidak mengeras parah. Kalau mau jadi stok cemilan anak, aku biasanya bikin dalam beberapa varian: ayam kecap, cokelat, dan kacang hijau. Yang polos dengan titik merah biasanya aku tandai untuk isian tertentu supaya nggak ketuker. Jadi sekali kukus, bisa dapat macam‑macam rasa tapi tetap pakai satu adonan dasar bakpao lembut yang sama. Intinya, kalau kamu mengejar bakpao super lembut, empuk dan fluffy, aku tetap saranin pakai ragi yang fresh. Tapi kalau lagi kepepet nggak punya ragi, bakpao tanpa ragi masih bisa jadi alternatif, asal siap dengan tekstur yang sedikit lebih padat. Untuk soal basi, jangan lupa perhatikan penyimpanan dan lamanya di suhu ruang, terutama kalau isiannya daging atau ayam seperti ayam kecap ini.