di Inbok penjual karena bikin Rugi.. 😢

Niat beli magicom baru lwt online di tokped, kebetulan ada cashback dri belanja sebelumnya..

Dan ada 1 toko trnyata msh daerah kotaku..

aku check out di toko itu biar gha trlalu lama dtng nya, dan aku pakai lah cashback ku sekitar 27 rb..

jdi belanja online aku berkurang pembayaran nya..

Setelah aku check out trnyata toko nya inbok ky gt 👆

katanya dia jadi rugi dan gha ada untung nya karna pembelian aku..

Dan akhir nya belanja an aku di batalkan..

Padahal gha ada niat buat ngerugiin orang lain.. 😢

Niat hati cma pke casback dri aplikasinya aja..

Apa ada yang sama juga ngalamin di omelin penjual??

yuk saling share

#Seandainya #RelationshipTalk #MaluGak #CeweBanget #SukaDukaCewek

2025/9/18 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku pikir percakapan penjual dan pembeli di e-commerce itu bakal sederhana: klik beli, bayar, kirim, selesai. Ternyata sejak kejadian di-inbox penjual karena dianggap bikin rugi gara-gara pakai cashback, aku jadi lebih hati-hati pas belanja online. Sekarang kalau mau checkout, apalagi di Tokopedia atau marketplace lain, aku biasanya cek dulu rating tokonya, baca review, dan lihat kebijakan tokonya soal promo. Kadang ada penjual yang terang-terangan tulis di deskripsi, misalnya: "tidak menerima penggunaan voucher tertentu" atau "harga sudah mepet modal". Kalau ada info kayak gitu, aku jadi bisa siap-siap kalau tiba-tiba pesanan dibatalkan. Dari sisi pembeli, wajar kan kalau kita pakai diskon, voucher, dan cashback? Toh itu promo resmi dari aplikasi, bukan kita yang ngatur. Tapi di sisi lain mungkin ada penjual yang merasa rugi karena margin mereka kecil banget, apalagi kalau masih harus potong komisi platform. Sayangnya, sebagian penjual malah nyalurin kesalnya lewat chat yang nadanya nyolot atau nyalahin pembeli, kayak di tangkapan layar percakapan penjual dan pembeli yang aku alami ini. Menurutku, percakapan penjual dan pembeli yang sehat itu penting banget. Kalau memang rugi, harusnya penjual bisa jelasin baik-baik: misalnya minta maaf, kasih tahu kalau ada kesalahan di sistem harga, atau jelaskan kenapa pesanan harus dibatalkan. Nada omelan itu yang bikin pembeli jadi nggak enak hati, apalagi kalau kita merasa nggak salah apa-apa karena cuma pakai fitur "cashback" dan "diskon" yang sudah disediakan aplikasi. Buat teman-teman yang pernah mengalami hal serupa, mungkin bisa ambil beberapa pelajaran: 1. Simpan bukti chat atau screenshot percakapan penjual dan pembeli kalau sampai ada kata-kata yang kurang sopan. Ini bisa jadi bukti kalau mau lapor ke CS platform. 2. Kalau nggak nyaman, jangan balas dengan emosi. Biasanya aku cuma jawab singkat, jelasin posisi sebagai pembeli, lalu biarin aja kalau ternyata pesanan dibatalkan. 3. Setelah itu, tinggal block atau hindari toko tersebut di kemudian hari. Masih banyak kok toko lain yang lebih ramah, walau sama-sama pakai promo. Di sisi lain, aku juga jadi lebih mengerti kalau mungkin ada penjual kecil yang marginnya tipis banget. Cuma kalau memang merasa rugi, menurutku solusinya bukan marah ke pembeli, tetapi atur ulang harga, atur limit promo, atau komunikasi baik-baik. Kalau kalian punya cerita percakapan penjual dan pembeli yang unik — entah itu yang bikin malu, kesel, atau malah lucu — boleh banget sharing. Biar kita sama-sama belajar gimana caranya tetap sopan di chat, baik sebagai pembeli maupun penjual, dan tetap bisa manfaatin cashback tanpa harus merasa bersalah atau dibilang "bikin rugi".

Cari ·
prompt gemini ai

73 komentar

Gambar Olive
Olive

Aku seller dan voucher cashback dr marketplace ataupun penggunaan koin ga ngaruh di pendapatan. Mungkin dia salah ngitung total biaya2 potongan dr marketplace atau ga update biaya terbaru jadi ga tau kalau ada kenaikan.

Lihat lainnya(7)
Gambar yhany ahmad
yhany ahmad

itu bukan karna cashback anda. tapi memang sellernya terlalu ngepres input harga. bisa jadi karna postingan iklan lama belum diupdate lagi saat harga sdh naik.

Lihat lainnya(3)

Lihat komentar lainnya