1 resep ini menghasilkan 10-12 kue, jika ingin hasil lebih banyak bisa dikalikan resep di atas ya.. bisa disesuaikan untuk takaran pengembangnya.. pastikan gunakan pengembang yang masih aktif untuk meminimalisir kegagalan.. semoga resep ini menginspirasi teman2 semuanya ❤️
... Baca selengkapnyaSejak coba bikin martabak lenggang sendiri di rumah, aku jadi jarang beli di luar. Versi homemade ini menurutku lebih hemat dan bisa diatur sendiri manis dan topping-nya. Teksturnya lembut, tipis, dan bisa dilipat setengah lingkaran seperti yang sering dijual abang2.
Biasanya aku pakai tepung terigu protein sedang, hasilnya lebih lentur dan gampang dilengkungkan. Kalau mau kue marlenggang yang lebih gurih dan wangi, boleh tambahkan sedikit susu cair atau susu bubuk ke adonannya. Untuk pengembang, aku selalu pastikan masih aktif: cek tanggal kedaluwarsa dan simpan di tempat kering. Kalau pengembangnya sudah lemah, kue bisa bantat dan susah mengembang.
Tipsku saat mengaduk adonan: campur bahan kering dulu (tepung, gula, pengembang, garam, dan kalau mau sedikit bubuk coklat). Setelah rata, baru masukkan telur dan air/susu sedikit demi sedikit. Aduk sampai tidak bergerindil, tapi jangan terlalu lama supaya kue tetap empuk. Diamkan adonan beberapa menit sebelum dipanggang, biasanya membuat martabak lenggang lebih berpori cantik.
Untuk wajan, aku pakai teflon datar ukuran sedang. Panaskan dulu dengan api kecil agar permukaan panas merata, lalu oles tipis margarin. Tuang adonan tipis saja, putar teflon pelan supaya bentuknya rapi. Saat permukaan mulai berpori dan tidak terlalu basah, taburi topping: selai coklat, meses, keju parut, ataupun kombinasi coklat-keju. Kalau suka rasa klasik, gula pasir dan sedikit margarin juga enak.
Yang sering bikin gagal itu api terlalu besar. Bagian bawah cepat gosong, tapi atasnya belum matang. Jadi aku lebih nyaman pakai api kecil banget, agak sabar, sekitar 2–3 menit per lembar sampai pinggirannya lepas sendiri dan mudah dilipat. Waktu dilipat jadi bentuk setengah lingkaran, tekan pelan saja supaya isiannya ‘menggenggam’ dan coklatnya meleleh.
Martabak lenggang ini enak dimakan hangat sebagai cemilan mudah sambil nonton atau teman teh. Kalau mau dijadikan ide jualan, aku biasanya buat variasi rasa: coklat, coklat keju, keju susu, atau coklat kacang. Masukkan ke dalam kertas bungkus atau mika kecil, tulis rasa di bagian depan, sudah siap jadi jajanan cantik. Dari satu resep bisa jadi 10–12 kue marlenggang, lumayan banget kalau mau tes pasar.
Menurutku keunggulan martabak lenggang adalah praktis: nggak perlu mixer, bahan umum yang pasti sudah ada di dapur, dan waktu bikin cuma sekitar 15 menit kalau sudah terbiasa. Kalau teman2 baru pertama kali coba, jangan takut gagal. Mulai dari setengah resep dulu, atur kekentalan adonan (jangan terlalu kental supaya bisa dituang tipis) dan sesuaikan topping dengan selera keluarga. Lama-lama, tekstur dan rasa martabak lenggang buatan sendiri bisa kok menyaingi yang dijual di luar.
Yummy!!! Pakai cetakan pastel ya kak??