CARA MENGIRIMKAN SURAH YASIN KEPADA ORANG YANG SUDAH MENINGGAL
By IDA YULIATIN 🤍
Mengirim doa dan bacaan Al-Qur’an kepada orang tua, keluarga, atau orang tercinta yang telah wafat adalah bentuk cinta yang tidak terputus. Meski jasad terpisah oleh alam, doa anak shalih dan keluarga tetap sampai atas izin Allah.
Berikut urutannya:
✨ 1. Membaca istighfar
“Astaghfirullahal ‘adzim alladzi laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih” (3x)
✨ 2. Membaca dua kalimat syahadat
✨ 3. Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ
✨ 4. Menghadiahkan Al-Fatihah kepada Nabi Muhammad ﷺ beserta keluarga dan sahabat beliau
✨ 5. Mengkhususkan Al-Fatihah kepada almarhum/almarhumah (sebutkan namanya)
✨ 6. Kemudian membaca Surah Yasin
Semoga Allah menerima amal ibadah kita, melapangkan kubur mereka, mengampuni dosa-dosanya, dan menjadikan bacaan kita sebagai cahaya di alam barzakh. Aamiin ya Rabbal ‘alamin 🤲✨
Jangan lupa niatkan dengan ikhlas karena Allah Ta’ala.
... Baca selengkapnyaMengirimkan Surah Yasin kepada orang yang telah meninggal bukan hanya sebuah tradisi, melainkan sebuah bentuk kasih sayang dan harapan agar mereka mendapatkan ampunan dan kemudahan di alam kubur. Dari pengalaman saya pribadi, melaksanakan amalan ini secara rutin selepas shalat atau saat malam Jumat terasa sangat menenangkan hati, sekaligus memberikan rasa kedekatan spiritual dengan almarhum.
Dalam praktiknya, penting untuk membaca istighfar terlebih dahulu guna membersihkan hati dan memohon ampun kepada Allah. Kemudian dilanjutkan dengan dua kalimat syahadat sebagai pengakuan keimanan, yang menguatkan doa kita. Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ juga tidak kalah penting karena merupakan sarana kita mendekatkan diri kepada Allah melalui penghormatan kepada Rasul.
Menghadiahkan Al-Fatihah kepada Nabi Muhammad ﷺ beserta keluarga dan sahabatnya sebagai syiar sebelum mengkhususkan Al-Fatihah kepada almarhum/almarhumah adalah urutan yang saya percaya dapat meningkatkan nilai bacaannya. Sebutan nama almarhum/almarhumah harus disertakan secara jelas agar doa kita tersampaikan dengan fokus dan penuh makna.
Setelah itu, membaca Surah Yasin menjadi inti dari doa, mengingat surah ini dikenal sebagai 'jantung Al-Qur’an' dengan banyak keutamaan terkait kemudahan dalam proses perjalanan akhirat. Saya juga berusaha niatkan semua amalan ini hanya untuk mengharapkan ridha Allah, bukan untuk tujuan duniawi, sehingga memberikan ketenangan batin.
Terlebih, pengalaman berbagi ilmu tentang cara mengirimkan Surah Yasin ini dengan saudara dan teman membuat saya semakin yakin bahwa amalan sederhana ini dapat menjadi wasilah kebaikan bagi keluarga yang sudah tiada. Semoga dengan rutinitas ini, mereka dilapangkan kuburnya dan dosa-dosanya diampuni, serta kami sebagai keluarga diberikan pahala yang terus mengalir.
Demikian pengalaman dan pandangan saya mengenai tata cara mengirimkan Surah Yasin yang dapat menjadi referensi dan penyemangat bagi yang ingin beramal jariyah untuk orang tercinta yang telah meninggal. Semoga Allah senantiasa menerima doa dan amalan kita.
izin save yh .. nuhuj