BAGUNA PDIP

Banyak narasi yang menyebutkan bahwa kehadiran Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan untuk menyaingi peran negara.

Secara operasional cara kerja BAGUNA memang mirip badan negara namun sesuai konstitusi tetaplah bagian dari internal PDI Perjuangan.

BAGUNA PDI-P punya puluhan ribu relawan. Itu karena kader PDI-P jumlahnya jutaan orang yang menyebar diseluruh Indonesia.

Sehingga secara struktur sangat mumpuni mengurusi bencana. Dimana BAGUNA Pusat sendiri dipimpin oleh Tri Risma Harini, mantan Walikota Surabaya (2010-2020) dan

Mantan Menteri Sosial (2020-2024).

Juga di tingkatan provinsi (DPD) dan kabupaten/kota (DPD) ada relawan BAGUNA PDI-P karena memang partai berlambang kepala banteng tersebut, ada sampai tingkat kepengurusan desa atau kelurahan.

Cara menggerakkan relawan BAGUNA PDI-P sangat sederhana.

Cukup satu panggilan telepon dari Megawati sebagai Ketua Umum PDI-P para relawan akan turun ke lokasi bencana.

Tentu mereka bukan "asal relawan", tapi mereka sangat profesional yang dilatih langsung BASARNAS dengan memiliki sertifikat keahlian Search & Rescue (SAR).

BAGUNA PDI-P punya satu kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati, ratusan ambulan, puluhan mobil dapur umum, mobil loundry & mobil tanki air bersih.

Perbedaannya dengan lembaga penanggulangan bencana pemerintah memakai anggaran negara (APBN/APBD) namun BAGUNA PDI-P sumber dananya dari gotong royong kader partai & dana internal.

Pada prinsipnya BAGUNA adalah cara PDI Perjuangan untuk membumikan ideologi partai melalui kerja nyata. Meski struktur mirip badan negara serta jumlah relawannya lebih banyak dari BASARNA namun perintah Mega lembaga ini selaras dan berkoordinasi dengan BNPB, Basarnas, & BMKG.

Poinnya adalah percepatan penanganan bencana Sumatera 2025 ini menjadi fokus bagi PDI-P. Tanpa syarat dan tanpa tedeng aling-aling. Tak ada urusan dengan masalah elektoral karena ini bagi Mega seutuhnya menjadi misi kemanusiaan.

Terakhir BAGUNA PDI-P tidak memiliki kewenangan hukum untuk memberikan perintah evakuasi atau menetapkan

status darurat bencana nasional.

BAGUNA PDI-P memang bekerja untuk penanganan bencana lebih cepat & bantuan tak pernah terputus.

#pdip #baguna #bencana #pdiperjuangan #indonesia

2025/12/21 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali lihat logo BAGUNA PDI Perjuangan, aku sempat penasaran: sebenarnya apa sih makna logo itu dan siapa saja tokoh di balik gerakan kemanusiaan ini? Apalagi di poster sering keliatan logo BAGUNA berdampingan dengan wajah tokoh PDI seperti Megawati Soekarnoputri, Ganjar Pranowo, dan Tri Rismaharini. Secara visual, logo BAGUNA PDI Perjuangan biasanya tetap membawa identitas kuat PDI-P: warna merah dominan, lambang kepala banteng, dan tulisan yang tegas. Buat aku, warna merah itu bukan cuma soal partai, tapi juga semangat siaga dan cepat tanggap saat bencana. Saat bencana, simbol yang mudah dikenali seperti ini penting banget, karena orang bisa langsung tahu itu tim yang siap membantu. Kalau ngomongin tokoh PDI yang sering muncul bareng BAGUNA, nama Megawati hampir selalu disebut. Dari cerita yang beredar, satu panggilan dari Mega bisa menggerakkan relawan BAGUNA untuk turun ke lokasi bencana. Di level operasional, ada Tri Rismaharini yang memang dikenal tangguh dan dekat dengan kerja lapangan. Banyak yang menilai gaya Risma yang tegas dan langsung turun ke lokasi ini cocok banget dengan karakter BAGUNA yang fokus ke aksi cepat. Ganjar Pranowo juga sering dikaitkan dengan citra PDI yang dekat dengan rakyat, termasuk saat bencana. Di banyak materi visual, foto Ganjar, Risma, dan Megawati sering hadir bersama logo BAGUNA. Kombinasi tokoh-tokoh ini bikin kesan bahwa BAGUNA bukan sekadar unit kecil, tapi bagian dari gerakan besar PDI Perjuangan di bidang kemanusiaan. Yang menarik, dari beberapa pengalaman orang yang pernah berinteraksi dengan relawan BAGUNA, mereka cerita kalau para relawan ini bukan "asal datang". Banyak yang sudah ikut pelatihan Search & Rescue (SAR) bareng BASARNAS dan pegang sertifikat resmi. Jadi ketika mereka datang bawa ambulans, mobil dapur umum, atau bahkan Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati, bukan cuma gaya-gayaan, tapi benar-benar tahu apa yang harus dilakukan. Buat aku pribadi, penting juga untuk paham batas kewenangan BAGUNA. Mereka bukan lembaga negara yang bisa menetapkan status darurat atau keluarkan perintah evakuasi. Posisi mereka lebih ke mempercepat penanganan di lapangan dan nutup celah bantuan yang mungkin belum terjangkau. Jadi waktu lihat logo BAGUNA PDI Perjuangan di berita atau media sosial, aku sekarang lebih paham: di balik lambang dan tokoh-tokoh PDI itu ada jaringan relawan yang memang disiapkan khusus buat situasi darurat. Kalau kamu lagi cari info tentang logo BAGUNA atau tokoh PDI yang terlibat, menurutku penting juga untuk lihat bagaimana mereka bekerja saat bencana, bukan cuma siapa yang ada di poster. Dari situ kelihatan apakah komitmen kemanusiaannya terasa nyata di lapangan atau cuma sebatas simbol saja.

10 komentar

Gambar Alexei Gustavo
Alexei Gustavo

Kebanyakan narasi yg muluk-muluk, akhirnya cuma jadi santapan kutu busuk. Parpol cuma jadi tempat pembibitan oligarki korupsi seperti halnya birokrasi.🤨

Gambar Amir khan 2
Amir khan 2

aq sdh malas ngrasain dan liat kinerja partai ini omong doang ngrusak tatanan negara ngrusak nasib buruh oknumnya banyak koroptor malas dech

Lihat lainnya(2)

Lihat komentar lainnya