... Baca selengkapnyaAku awalnya penasaran banget sama Oishi Plater di Sushi Stop karena sering lalu-lalang di timeline dan orang bilang worth it. Pas lihat kotaknya, desainnya kuning cerah dengan ilustrasi karakter sushi yang lucu, jujur langsung bikin pengen foto dulu sebelum makan. Buat yang suka feed estetik, packaging Sushi Stop ini sih menang.
Isi Oishi Plater-nya lumayan beragam. Ada beberapa jenis gulungan sushi dengan topping dan saus yang beda-beda, jadi nggak bosen makan satu rasa aja. Ada yang rasanya gurih, ada yang lebih lembut, dan ada juga yang ada sentuhan rasa agak smoky/asap gitu. Di salah satu potongan, ada saus oranye di atas sushi yang menurutku bikin rasanya lebih nendang, mirip spicy mayo gitu, tapi masih aman buat yang nggak terlalu kuat makan pedas.
Dari segi porsi, Oishi Plater ini cocok buat sharing berdua atau bertiga kalau lagi ngemil santai. Kalau dimakan sendiri juga masih oke kalau lagi lapar. Yang aku suka, nasinya nggak gampang hancur, tapi juga nggak terlalu padat. Jadi waktu dipegang pakai sumpit, masih rapi dan gampang dimakan. Beberapa isian di dalam gulungan juga berasa fresh, nggak amis, dan teksturnya enak dikunyah.
Di salah satu fotoku, kelihatan anak kecil lagi senyum lebar sambil jempol ke atas di depan kotak sushi yang kebuka. Itu kurang lebih menggambarkan reaksi keluarga pas Oishi Plater ini datang, karena ternyata rasanya bisa diterima semua umur. Jadi kalau kamu cari sushi yang cocok buat keluarga atau buat kenalin sushi ke anak kecil, paket begini tuh aman banget: nggak terlalu ekstrem rasanya, toppingnya familiar, dan tampilannya menarik.
Aku beli langsung di konter Sushi Stop, di depan konternya ada banyak menu dan promo yang ditempel di jendela. Kalau pertama kali ke sana, mending luangin waktu sebentar buat baca-baca, kadang ada promo bundling atau voucher yang bisa bikin Oishi Plater jadi lebih murah. Kalau ada pilihan dine-in atau takeaway, aku pribadi lebih suka takeaway karena kotaknya memang sudah didesain praktis dan rapi buat dibawa pulang.
Buat yang lagi cari alternatif sushi platter lain seperti sushi mate Rawamangun, sushi sultan mate platter, atau sushi murashi platter, Oishi Plater dari Sushi Stop ini bisa jadi pembanding. Menurutku, dari segi harga masih ramah kantong, apalagi kalau kamu baru mulai suka sushi dan belum mau langsung coba yang terlalu fancy. Tinggal sesuaikan aja sama selera: kalau kamu suka variasi banyak dalam satu kotak dengan rasa yang cenderung aman tapi tetap enak, Oishi Plater ini wajib masuk daftar.
Tips dari aku: makan begitu sampai biar teksturnya masih maksimal, dan jangan lupa foto dulu kotaknya yang kuning dan isi sushi yang warna-warni karena emang secantik itu kalau difoto. Kalau kamu sudah coba, boleh banget bandingin sendiri Oishi Plater Sushi Stop ini dengan platter lain yang pernah kamu makan, biar tahu mana yang paling cocok di lidah dan kantong kamu.
🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩
🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩