POV: akibat tidak berteman dengandeterjen

#JujurAja lucu juga liat berita ini

awalnya aku gak paham liat postingan orang tentang istrinya yang di usir dari rumah, aku kira istrinya yang jadi pegawai P3K, kenapa istrinya yang di ceraikan? itu pemikiran ku karena aku gak terlalu baca berita

setelah kesini aku baru tau ternyata yang jadi pegawai itu suaminya... 😃😃

netizen tertawa liat suaminya yang sekarang tidak punya apa-apalagi

#WajibTau ini gara gara suaminya tidak berteman dengan netizen

setuju gak kalian?

#KeseharianKu #ViralTerbaru #IRTAwards

2025/10/23 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku dulu sama sekali nggak kepikiran kalau bisa alergi deterjen. Pikirku, semua sabun cuci baju itu aman dipakai siapa aja. Sampai suatu hari tangan mulai sering merah, gatal, bahkan perih tiap habis nyuci baju, terutama bagian jari dan punggung tangan. Ciri-ciri alergi deterjen di tangan yang aku rasain awalnya cuma kayak kulit kering biasa. Tapi lama-lama muncul ruam merah, gatal yang nggak ketolong, dan kalau kebanyakan kena sabun cuci baju, kulit jadi terasa panas dan perih. Kadang juga muncul bintik-bintik kecil kayak bruntusan. Kalau udah parah, kulit bisa mengelupas dan pecah-pecah, terutama di sela-sela jari. Bedain alergi deterjen sama iritasi biasa itu tricky. Kalau iritasi, biasanya cuma sebentar dan hilang setelah dikasih hand body atau pelembap. Tapi kalau alergi sabun cuci baju, setiap kali tangan kena deterjen yang sama, keluhannya muncul lagi: gatal, merah, bahkan bisa bengkak ringan. Jadi pola kambuhnya mirip banget: habis nyuci, langsung bermasalah. Beberapa ciri yang sering diabaikan: - Tangan terasa gatal beberapa jam setelah cuci baju - Kulit jadi sangat sensitif, sedikit kena sabun saja langsung merah - Ada rasa perih kalau kena air hangat atau digaruk - Kadang muncul rasa kesemutan atau panas di area yang kena deterjen Yang bikin kaget, alergi deterjen ini nggak cuma di tangan. Kulit tubuh juga bisa bereaksi. Misalnya, setelah pakai baju yang baru dicuci, tiba-tiba kulit di punggung atau leher gatal, muncul bintik merah, atau rasanya kayak digigit semut. Itu bisa jadi ciri-ciri alergi sabun cuci baju dari sisa deterjen yang masih nempel di serat kain. Tips yang aku lakuin biar alerginya nggak makin parah: 1. Ganti produk deterjen ke yang klaimnya "hipoalergenik" atau khusus kulit sensitif. 2. Selalu pakai sarung tangan karet waktu cuci baju manual, terutama kalau sudah tahu tangan gampang merah. 3. Bilas baju lebih banyak kali dari biasanya, supaya sisa sabun benar-benar keangkat. 4. Setelah selesai nyuci, langsung cuci tangan dengan sabun yang lembut, lalu pakai pelembap. 5. Kalau sudah muncul luka atau gatal nggak hilang-hilang, aku pilih konsultasi ke dokter kulit, karena takut malah jadi eksim. Pengalaman pribadi bikin aku lebih hati-hati. Kadang kita merasa sepele, tapi tangan yang tiap hari dipakai buat kerja dan beresin rumah itu perlu dijaga juga. Kalau kamu sering ngalamin tangan gatal, merah, atau perih tiap habis cuci baju, jangan langsung disalahin ke cuaca atau "kulit kering" aja. Bisa jadi itu memang ciri-ciri alergi deterjen. Sekarang aku lebih aware: baca label produk, coba sedikit dulu di kulit, dan nggak ragu berhenti pakai kalau muncul reaksi aneh. Lebih ribet sedikit nggak apa-apa, yang penting tangan dan kulit tetap aman dari alergi sabun cuci baju.