Demo Walikota Medan, Pelarangan menjual Babi
#MomenBerharga Suku Batak Toba, Suku Nias, Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Pakpak Dairi bersatu Demo di kantor Walikota Medan, MENOLAK Surat edaran Pelarangan menjual Daging Babi 🐖, karena RASISME & INTOLERANSI. Jika alasan untuk menata Kota Medan dan mengkoordinir pembuangan limbah juga bau busuk, kenapa hanya berlaku untuk Para Pedagang Daging Babi 🐷 ???. Sedangkan di kota Medan banyak berserakan para penjual Daging Ayam 🐔, Sapi 🐮, Kambing 🐐, Kerbau 🐂, yang tidak teratur dan sangat bau busuk yang pembuangan limbah tidak ada.
Kamis 26 Februari 2026 #Malaysia #brunei #indonesian #medan /Kantor Wali Kota Medan
Dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia, kerukunan antar umat beragama merupakan pondasi utama demi menciptakan kedamaian dan stabilitas sosial. Saya pernah menyaksikan langsung bagaimana ketidakseimbangan perlakuan terhadap kelompok tertentu, seperti pedagang daging babi di Medan, dapat menimbulkan rasa tidak adil dan memicu protes yang melibatkan berbagai suku seperti Batak Toba, Karo, dan Nias. Kerukunan bukan hanya soal hidup rukun tanpa konflik, tetapi lebih kepada menghormati perbedaan yang ada dan menciptakan dialog positif antar kelompok. Saya belajar bahwa menghargai keberagaman agama, budaya, dan tradisi membuat masyarakat lebih solid dan mampu bekerja sama untuk kemajuan bersama tanpa harus menghilangkan identitas masing-masing. Untuk membangun kerukunan dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat mulai dari sikap saling menghormati dan toleransi dalam lingkungan sekitar, aktif mengikuti kegiatan lintas agama dan budaya, serta berpartisipasi dalam diskusi yang membangun pemahaman antar kelompok. Contoh konkret, acara gotong royong antar warga dengan latar belakang berbeda dapat mempererat tali silaturahmi. Dukungan kebijakan yang adil juga sangat penting agar semua komunitas merasa dihargai dan direpresentasikan secara seimbang, seperti yang diperlihatkan dalam pencabutan pelarangan penjualan daging babi oleh Walikota Medan. Hal ini memberikan pelajaran berharga bagaimana pemerintah dan masyarakat harus bekerjasama menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman yang ada.




































sbg walkot harus ny lbh tau kalau warga ny tidak semua beragama muslim, hrus adil lah dlm memimpin.. aplgi di medan sdh pd tau mayoritas dsna agama ny apa, tuh walkot lg depresi kyak ny