What’s In My Bag as a Cabin Crew

Semua barang-barang wajib yang harus ada di tas aku untuk kerja!

- Oven glove : Untuk kalo kita ditugasin di bagian Galley untuk ambil makanan

- Hi-Vis Vest : Dipakai saat kita turun pesawat yg agak jauh dr gate dan harus jalan di Tarmac for safety reason biar keliatan

- Cardigan : After boarding complete biasanya aku ganti pake Cardi ini instead of my orange jacket

- Folder Docs : Isinya paper paper yg bakal aku butuhin kalo kerja di Galley, ada juga form declarations yg suka aku hrs isi kalo masuk AUS dan tentunya notes-notes utk nulis briefing sebelum kerja

Selebihnya adalah barang barang esensial yg aku selalu butuhin inflight😚

#KreatorIndonesia #CeweBanget #pramugari #karirimpian #cabincrew

2025/7/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai pramugari, isi tas kerja itu bener‑bener beda sama tas ngantor biasa. Selain yang aku sebut di postingan utama, masih banyak banget peralatan pramugari kecil‑kecil yang selalu aku bawa dan super kepake setiap flight. Di bagian dokumen misalnya, selain folder docs berisi kertas dan form, aku selalu siapin beberapa pulpen cadangan dan spidol permanen (kayak Sharpie). Ini kepake buat tulis label makanan di galley, catat nomor kursi penumpang, sampai isi form deklarasi negara yang wajib. Paspor dan crew ID juga selalu aku taruh di slot paling gampang dijangkau, jadi nggak panik pas butuh cepat. Untuk area grooming, tas kecil aku isinya macam‑macam: lipstik tahan lama biar tetap on point walau duty panjang, krim tangan karena udara kabin bikin kulit kering, hand cream yang cepat menyerap, sampai face mist buat nyegerin muka di tengah flight. Parfum travel size juga penting banget, tapi biasanya aku pilih yang soft supaya nggak ganggu penumpang. Rambut juga jadi perhatian, apalagi kalau pakai hijab atau sanggul rapi. Aku selalu bawa ikat rambut cadangan, jepit, sisir kecil, dan hairspray mini. Buat hijab user di AirAsia atau maskapai lain, biasanya ada standar seragam pramugari airasia hijab cabin crew yang rapi dan clean, jadi bawa jarum pentul dan inner hijab juga penting supaya hijab tetap stay sepanjang flight. Untuk kesehatan dan kenyamanan, aku punya satu pouch khusus yang isinya obat pribadi (misalnya obat pusing, vitamin, obat masuk angin), masker mata, bantal tiup kecil, dan AirPods atau earphone. Ini berguna banget saat rest time di pesawat atau transit panjang di luar negeri. Kadang aku juga bawa sheet mask untuk dipakai di hotel setelah duty panjang. Snack juga nggak kalah penting. Di foto kalian bisa lihat aku suka bawa bubuk cabe dan aneka camilan kayak puding Jepang atau snack kecil lainnya. Ini penyelamat kalau lagi nggak sempat beli makanan di bandara atau lagi pengen sesuatu yang familiar di luar negeri. Banyak pramugari lain juga punya favorit masing‑masing, ada yang selalu bawa kopi sachet, teh herbal, atau biskuit kesukaan. Soal seragam, di luar jaket oranye dan cardigan, biasanya tiap maskapai punya aturan detail tentang seragam pramugari, mulai dari warna lipstik, model rambut, sampai sepatu. Ada juga maskapai seperti AirAsia yang punya seragam pramugari AirAsia dengan gaya khas dan opsi hijab. Makanya isi tas kami kadang kelihatan "rame", karena harus siap dengan semua kebutuhan biar penampilan tetap sesuai standar dari boarding sampai landing. Buat kalian yang lagi riset tentang peralatan pramugari atau bercita‑cita jadi cabin crew, semoga sharing isi tas aku ini bisa kasih gambaran lebih nyata tentang apa aja yang dibawa dan kenapa masing‑masing item itu penting pas inflight.

Cari ·
isi tas wanita kerja