Cetak buku di rumah
Aku akhirnya nekat coba cetak buku tulis sendiri di rumah, dan jujur ternyata nggak seseram itu. Yang penting kamu tahu dulu mau bikin buku tulis seperti apa: garis biasa, kotak-kotak, atau polos. Dari situ baru enak nentuin file isi buku tulis dan cara cetak buku tulis sendiri. Pertama, aku bikin file isi buku tulis di laptop. Bisa pakai Word, Google Docs, atau Canva. Di Word/Docs, tinggal atur ukuran kertas (misalnya A5 atau A4 yang nanti dilipat), buat tabel garis tipis, lalu duplikasi sampai penuh 1 halaman. Simpan file, lalu print book at home pakai printer biasa. Tips penting: pilih kualitas print yang hemat tinta, karena garis di buku tulis kan nggak butuh yang super pekat. Kalau kamu mau pembuatan buku tulis yang lebih hemat waktu, bisa cari template file isi buku tulis di internet. Biasanya sudah siap print, tinggal sesuaikan ukuran. Aku beberapa kali download file isi buku tulis dan modif dikit sesuai kebutuhan, misalnya tambah space tanggal atau judul di atas. Setelah halaman-halaman isi sudah ke-print, baru masuk ke tahap cara menggabungkan 2 buku tulis menjadi 1 atau menjilid jadi satu buku. Aku biasanya menumpuk semua kertas, merapikan sisi, lalu stapler dari samping atau atas. Bisa juga pakai benang (jahit manual) kalau mau lebih kuat. Supaya kelihatan rapi, bagian punggung buku bisa ditempeli selotip kertas atau washi tape. Nah, bagian paling seru buat aku adalah cover buku tulis. Untuk cover buku tulis, kamu bisa pakai karton tebal, kertas kado, kertas asturo, atau bahkan bekas sampul map. Potong sesuai ukuran isi, lalu tempel. Di sini kamu bisa berkreasi menghias sampul buku: tambahin gambar buat di buku tulis, stiker, doodle, atau tulisan "PERDANA BUAT" dan "BUKU TULIS SENDIRI" biar terasa momen spesial. Kalau pengen cover lebih estetik, aku kadang print cover buku tulis sendiri dari Canva: tinggal desain pakai judul, ikon kecil, warna favorit, lalu print dan tempel ke karton. Jadi deh cover ala toko tapi tetap homemade. Untuk kamu yang printer-nya kecil atau tintanya terbatas, coba atur isi buku tulis hanya hitam-putih dan hindari banyak gambar. Cara buat buku tulis sendiri di rumah itu kuncinya: sabar merapikan, tes print satu halaman dulu, lalu lanjut banyak kalau hasilnya sudah pas. Sejak belajar cetak buku tulis sendiri, aku jadi jarang beli buku tulis di luar. Kalau butuh format baru, tinggal bikin file isi yang beda. Rasanya puas karena bisa punya buku tulis sesuai kebutuhan, dari to-do list, jurnal, sampai buku catatan anak. Kamu bisa banget coba versi kamu sendiri dan upgrade pelan-pelan cara membuat buku tulis biar makin rapi dan tahan lama.
