Burasa bunga bepkuhh😂 #bugistiktok #iduladha2026 #buras #pinrang
Idul Adha selalu menjadi momen yang istimewa bagi banyak komunitas di Indonesia, termasuk masyarakat Bugis di Pinrang. Salah satu tradisi yang sangat menarik perhatian adalah 'Buras'—sejenis makanan khas yang biasanya disajikan selama perayaan ini. Dari pengalaman saya, Buras bukan sekadar hidangan biasa; ia melambangkan kebersamaan dan rasa syukur dalam keluarga dan komunitas. Saat Idul Adha 2026 tiba, suasana semakin semarak dengan persiapan membuat Buras. Proses pembuatannya cukup unik, melibatkan pembungkusan nasi ketan dengan daun yang kemudian dikukus hingga matang. Aroma daun dan tekstur nasi yang pulen membuat setiap gigitan terasa istimewa. Biasanya, Buras ini disantap bersama daging kurban dan kuah opor atau sambal khas bugis. Selain rasanya yang lezat, tradisi Buras juga menjadi momen penting untuk mempererat tali persaudaraan. Setiap warga, tua, muda, bahkan anak-anak turut serta dalam proses pembuatan dan pembagian Buras. Ini menunjukkan bagaimana kuliner lokal bisa menjadi media pemersatu sekaligus pelestari budaya. Berjalan-jalan di Pinrang selama Idul Adha, saya melihat antusiasme masyarakat dalam menjaga tradisi ini agar tetap hidup. Bahkan beberapa komunitas mulai membagikan resep dan mengadakan acara bersama untuk mengenalkan Buras kepada generasi muda maupun wisatawan yang berkunjung. Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi berbeda saat merayakan Idul Adha, mencoba Buras adalah pilihan tepat. Selain bernilai budaya, Buras juga memberikan pengalaman kuliner yang kaya dan autentik dari tanah Bugis.






































