Resep Lupis Ketan Segitiga Klasik

​Hasil: Kenyal, legit, dan aromatik banget!

​Bahan Utama:

​500g Beras ketan (wajib rendam minimal 3 jam, makin lama makin kenyal).

​1 sdt Air kapur sirih (rahasia biar lupis kenyal & awet, opsional tapi disarankan).

​1/2 sdt Garam.

​Daun Pisang (Pilih yang lebar, garang di atas api sebentar supaya lentur/tidak mudah robek).

​Tali rafia/benang kasur untuk mengikat.

​Bahan Pelengkap:

​Kelapa Parut: Kukus 10 menit dengan garam & pandan.

​Kinca Gula Merah: Rebus 250g gula aren + 150ml air + 1 lembar daun pandan sampai mengental.

​Cara Membuat (Anti-Bocor):

​Siapkan Ketan: Tiriskan ketan yang sudah direndam, campur dengan garam dan air kapur sirih. Aduk rata.

​Bentuk Daun: Ambil selembar daun pisang, bentuk kerucut/corong di salah satu ujungnya.

​Isi: Masukkan ketan ke dalam corong sampai hampir penuh (sisakan sedikit ruang karena ketan akan mengembang).

​Lipat: Lipat sisa daun hingga membentuk segitiga yang rapat. Pastikan setiap sudut terkunci supaya ketan tidak keluar saat direbus.

​Ikat: Ikat dengan tali rafia dengan kuat (seperti mengikat paket).

​Rebus: Rebus dalam air mendidih (pastikan lupis terendam semua) selama kurang lebih 1,5 - 2 jam.

​Tips Hemat Gas: Pakai metode 5-30-7 (rebus 5 menit, diamkan 30 menit tutup rapat, rebus lagi 7 menit), lalu biarkan dingin di dalam panci.

​Sajikan: Buka bungkusan, gulingkan di kelapa parut, dan guyur dengan saus gula merah.

#RamadhanGuide #MomenBerharga #TipsLemon8 #MauTanya #ResepHariIni

3/5 Diedit ke

... Baca selengkapnyaLupis ketan adalah salah satu jajanan tradisional yang tak lekang oleh waktu. Memiliki tekstur kenyal dan rasa manis legit dari gula merah membuat lupis banyak digemari sebagai camilan maupun hidangan penutup. Saat membuat lupis ketan, salah satu hal yang sering menjadi tantangan adalah menjaga agar lupis tidak bocor saat direbus. Rahasianya adalah teknik membungkus dan mengikat daun pisang dengan rapat sehingga ketan tidak keluar. Dari pengalaman saya, memilih daun pisang yang lebar dan sebentar membakar di atas api agar lentur sangat membantu agar tidak mudah robek. Air kapur sirih memang opsional, tapi eksperimen saya membuktikan bahwa menambahkan air kapur sirih pada ketan sebelum dikukus memberikan tekstur lupis yang lebih kenyal dan tahan lama. Cobalah juga merendam ketan selama minimal 3 jam, atau bahkan lebih lama, untuk hasil yang lembut dan kenyal. Proses memasak dengan metode rebus bisa sangat menghabiskan gas jika langsung direbus lama. Metode 5-30-7 yang populer sangat efektif untuk menghemat energi: rebus 5 menit, diamkan 30 menit dengan tutup rapat, rebus lagi 7 menit, lalu biarkan dingin di dalam panci. Cara ini tidak hanya hemat tapi juga membuat lupis matang dengan sempurna. Untuk pelengkapnya, kelapa parut dikukus dengan sedikit garam dan pandan memberikan aroma yang segar dan gurih. Sementara saus gula merah atau kinca yang dimasak dengan daun pandan punya rasa manis alami dan harum yang khas. Menggulingkan lupis yang matang pada kelapa parut dan menyiram saus gula merah menjadi paduan yang pas dan sangat menggugah selera. Saya sangat menyarankan mencoba membuat lupis ketan sendiri di rumah dengan resep ini sebagai cara menikmati jajanan tradisional yang lebih higienis dan bisa disesuaikan selera manis atau gurihnya. Selain itu, lupis ketan juga cocok disajikan saat momen-momen spesial seperti Ramadhan, sebagai takjil yang menyejukkan dan mengenyangkan. Bagi yang ingin bereksperimen, Anda bisa mencoba menambahkan sedikit vanili atau kayu manis pada kelapa parut agar aromanya lebih kaya. Atau variasikan gula merah dengan gula kelapa untuk rasa yang berbeda. Selamat mencoba dan rasakan kenikmatan lupis ketan yang autentik!