Mesjid Bersejarah Sultan Suriansyah
Di tempat inilah sejarah Islam di Tanah Banjar pernah dimulai.” 🌅
Senja perlahan turun menyelimuti Masjid Sultan Suriansyah, masjid tertua di Kalimantan Selatan yang sudah berdiri sejak era Kesultanan Banjar sekitar tahun 1526.
Masjid ini dibangun pada masa Sultan Suriansyah, raja pertama Banjar yang memeluk Islam. Hingga hari ini, bangunan khas kayu ulin dengan arsitektur tradisional Banjar itu masih berdiri kokoh di kawasan Kuin, menjadi saksi perjalanan panjang sejarah dan dakwah di tanah Banua.
Dari langit, suasana senja di kawasan ini terasa begitu tenang—perpaduan antara sejarah, sungai, dan cahaya matahari yang perlahan menghilang di ufuk Banjarmasin. ✨
Kadang, tempat bersejarah bukan cuma untuk dikunjungi… tapi juga untuk diingat bagaimana semuanya bermula.
📍Kuin Utara, Banjarmasin
Source : VT / rzzhmd
#Banjarmasin #MasjidSultanSuriansyah #Kalsel #Banua #WisataReligiMasjid Bersejarah Sultan Suriansyah
Menjelajahi sejarah Masjid Sultan Suriansyah memberikan pengalaman yang mendalam tentang bagaimana Islam hadir dan berkembang di Tanah Banjar. Saya pernah berkunjung ke masjid ini saat senja tiba, dan suasananya sungguh luar biasa—ketenangan yang memancar dari bangunan kayu ulin kuno berpadu dengan cahaya matahari yang mulai redup menciptakan atmosfer yang penuh khidmat. Masjid ini bukan hanya sebuah bangunan, tapi juga simbol keberlangsungan dakwah dan budaya Banjar yang menyatu dengan alam sekitarnya, terutama sungai yang membentang di dekatnya. Arsitektur khas Banjar yang masih terjaga membuat setiap pengunjung mampu merasakan kekayaan budaya dan sejarah yang melekat di balik setiap ukiran kayu dan struktur masjid. Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Sultan Suriansyah juga menjadi ikon wisata religi penting di Banjarmasin. Banyak pengunjung yang datang tidak hanya untuk berziarah, tetapi juga belajar dan merasakan langsung perjalanan sejarah Kesultanan Banjar dan bagaimana agama Islam mulai mengakar kuat di daerah ini. Menurut pengalaman saya, waktu terbaik untuk mengunjungi masjid ini adalah menjelang sore hari, ketika langit mulai berubah warna dan sinar matahari menyelimuti kawasan Kuin Utara. Suasana damai ini sangat cocok untuk refleksi dan mengenang kembali bagaimana pondasi Islam terbentuk di Kalimantan Selatan. Ini menjadi pelajaran penting bahwa situs bersejarah seperti Masjid Sultan Suriansyah bukan hanya untuk dikagumi, tetapi juga sebagai pengingat perjalanan panjang kebudayaan dan agama di wilayah ini.






























