Seorang warga Blitar menjadi korban dugaan penggelapan sepeda motor setelah terpedaya oleh seorang pria tak dikenal dengan modus memberikan kabar bohong mengenai ayahnya. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (20/11), di sekitar Terminal Patria, Blitar
Korban kehilangan sepeda motor Honda Beat putih tahun 2017 dengan plat nomor AG 3048 KCN, yang ia pinjam dari tetangganya, EK.
Kronologi Aksi Penggelapan
Kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB, saat korban didatangi oleh seorang pria tidak dikenal yang mengaku sebagai teman dari mantan ayah korban, EW. Ciri-ciri pelaku antara lain memiliki rambut halus belah tengah, kulit sawo matang, serta menggunakan jaket jeans biru dan celana panjang hitam.
Pelaku menyampaikan kabar kepada korban bahwa ayah korban sedang tertangkap kasus penggelapan mobil. Pelaku kemudian mengatakan bahwa ayah korban ingin memberikan uang kepada korban.
Secara mencurigakan, pelaku meminta korban untuk memblokir nomor telepon ayahnya dengan alasan yang tidak jelas, sebelum akhirnya mengajak korban untuk menjemput ayahnya yang diklaim sedang berada di Terminal Patria.
Karena tidak memiliki kendaraan, korban meminjam sepeda motor Honda Beat milik tetangganya, EK. Sekitar pukul 17.00 WIB, korban berboncengan dengan pelaku menuju Terminal Patria. `
Setibanya di lobi terminal, pelaku meminta korban untuk menunggu.
"Tungguen dek dalem, aku tak mapak ayahmu," (Tunggulah di dalam, saya akan menjemput ayahmu)
Korban menunggu di depan lobi hingga pukul 20.00 WIB, namun pelaku tidak kunjung kembali. Korban kemudian meminjam ponsel tukang ojek untuk menghubungi ibunya. Setelah dijemput kedua orang tuanya, korban langsung melakukan pengecekan CCTV di area terminal untuk memastikan kronologi hilangnya motor tersebut.
Kasus dugaan penggelapan sepeda motor ini telah dilaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti






























