Instagram Pribadi Wali Kota Prabumulih H Arlan, Dapat Hujatan Netizen Tanah Air
Wali Kota Prabumulih H Arlan viral lagi secara nasional. Dulu semasa kampanye Pilkada Serentak 2024, pria yang akrab disapa Cak Arlan ini pernah viral. Lantaran saat kampanye membawa keempat istrinya. Nah, kali ini orang nomor satu di Kota Prabumulih Sumatera Selatan ini viral lagi!
Tapi, kali ini ia viral lantaran mencopot sepihak kepala sekolah anaknya. Hanya gara gara anak yang masih SMP itu dilarang membawa mobil ke sekolah oleh Kepala Sekolah.
Nah, akibat ulahnya itu, Wali Kota Prabumulih itu menjadi viral nasional. Beberapa akun besar, memposting ulang sikapnya yang mencopot Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih beserta satpam sekolah yang turut diberhentikan.
Mengetahui hal ini warganet langsung menggeruduk akun Instagram Cak Arlan @cak.arlan_official, Selasa 16 September 2025.
Mereka ramai menghujat sikap arogansi Wali Kota Prabumulih tersebut.
Instagram pribadi Cak Arlan sempat dibatasi kolom komentarnya, namun beberapa saat terakhir kolom komentar sudah dibuka kembali.
"Heboh kampanye pamer 4 istri, heboh anaknya ga ditangani di RS, heboh anaknya gak disediain lahan parkir mutasi kepsek berhentikan satpam, waw pak, inget bapak dipilih rakyat bukan buat seenak jidat mainin kekuasaan," tukas @thedayofmiya.
... Baca selengkapnyaKisah kontroversial Wali Kota Prabumulih H Arlan memang terus menarik perhatian masyarakat luas, khususnya dalam konteks pengelolaan kekuasaan dan sikap terhadap aturan yang berlaku di lingkungan sekolah. Peristiwa pencopotan kepala sekolah dan satpam SMPN 1 Prabumulih yang viral ini memberi gambaran bagaimana dinamika kekuasaan seorang pejabat publik dapat berpengaruh langsung pada institusi pendidikan.
Menanggapi fenomena tersebut, banyak warganet yang mengecam tindakan arogansi dan ketidakadilan atas keputusan yang dianggap memihak anaknya. Hal ini juga menimbulkan diskusi terkait pentingnya integritas dan transparansi dalam menjalankan tugas publik, terutama dalam lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat pembelajaran disiplin dan etika.
Instagram pribadi H Arlan @cak.arlan_official pun menjadi media utama untuk masyarakat menyuarakan pendapatnya. Meskipun kolom komentar sempat dibatasi, pembukaan kembali kolom tersebut memperlihatkan besarnya gelombang protes netizen yang mengritik sikap tersebut. Tagar #cakarlan, #prabumulih, dan #viral ikut memperkuat trending topik ini di media sosial.
Situasi ini membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih kritis dalam menilai perilaku pejabat publik serta pentingnya menjaga batasan kekuasaan agar tidak disalahgunakan. Selain itu, kasus ini juga menyoroti perlu adanya regulasi dan mekanisme checks and balances yang ketat di lingkungan pemerintahan dan pendidikan demi mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang serupa di masa depan.
Sebagai tambahan, isu ini memperingatkan seluruh kepala daerah dan pejabat umum terkait pentingnya manajemen hubungan antara kebijakan pribadi dan publik. Penanganan masalah anak yang masuk ranah publik sebaiknya tetap memperhatikan keadilan dan profesionalisme tanpa memunculkan konflik yang merugikan pihak lain, termasuk staf sekolah yang seharusnya menjalankan peraturan demi kebaikan bersama.
kok pejabat searogan ini ? gak sadar apa kalo jabatan dan harta itu hanya titipan sementara ?