Bagian 4 | Bikin undangan sendiri di Canva gampang banget lho😍selain meminimalisir budget, kamu jg bsa berkreasi design sesuka hati. banyak elemen free yang bisa dipake juga, tinggal simpan trs cetak deehh. coba komen di bawah ya yg udah bisa juga
... Baca selengkapnyaAku awalnya juga mikir, emang bisa ya bikin undangan sendiri di Canva yang keliatan rapi kayak undangan percetakan? Ternyata bisa banget. Kuncinya tahu dulu mau bikin undangan untuk acara apa: pernikahan, rapat, arisan, 4 bulanan kehamilan, atau bahkan undangan ngunduh mantu.
Biasanya aku mulai dari cari template dulu di Canva dengan kata kunci yang spesifik, misalnya: "wedding invitation", "undangan rapat", atau "arisan invitation". Dari situ tinggal pilih desain yang paling sesuai, baru aku ganti tulisan undangan di dalamnya. Misalnya untuk undangan pernikahan, aku tulis lengkap nama mempelai, orang tua, tanggal akad dan resepsi, sampai lokasi dan dresscode kalau perlu.
Kalau mau undangan pernikahan Kristen atau Katolik, aku biasanya pilih template yang simpel dan elegan, terus tambahkan ayat Alkitab pendek atau kutipan doa di bagian atas atau belakang undangan. Tinggal ketik aja di Canva, atur jenis huruf yang kelihatan formal, dan jangan lupa tulis nama gereja, jam ibadah pemberkatan, serta alamat lengkap. Untuk versi Muslim, bisa ditambah kutipan ayat Al-Qur'an seperti di banyak undangan pernikahan digital sekarang.
Buat yang pengin desain undangan adat Jawa, kamu bisa cari elemen ornamen Jawa di Canva, misalnya motif batik, gunungan wayang, atau bunga-bunga tradisional. Tinggal drag and drop ke desain undangan. Aku pernah bikin undangan bertema Jawa, tulis nama mempelai di tengah, lalu di bawahnya tambahin info acara seperti ngunduh mantu dan resepsi, lengkap dengan tanggal 20 Desember 2024 dan lokasi, plus kode QR Google Maps di bagian belakang undangan.
Canva juga enak banget buat bikin mentahan undangan kosong. Aku sering bikin layout polos: bagian atas untuk judul "Undangan", tengah untuk isi kata-kata undangan, dan bawah untuk tanggal, tempat, serta kontak. File ini bisa kusimpan sebagai template pribadi, jadi kapan pun mau bikin undangan arisan lewat WA atau undangan rapat, aku tinggal duplikat, ganti teksnya, lalu export jadi gambar atau PDF.
Untuk undangan arisan lewat WA, biasanya aku bikin desain simpel ukuran story, terus tulis: hari, tanggal, jam, lokasi, dan dresscode kalau ada. Setelah jadi, langsung kirim ke grup WhatsApp. Lebih rapi daripada cuma teks biasa. Begitu juga kalau mau undangan pernikahan Instagram, tinggal sesuaikan ukuran canvas ke ukuran feed atau story, lalu sesuaikan komposisi teks supaya tetap kebaca jelas di layar HP.
Kalau kamu lagi hamil dan mau bikin undangan 4 bulanan kehamilan, kamu bisa pakai template baby shower atau acara keluarga, ganti warna jadi lembut (pastel), lalu tulis tujuan acaranya, nama orang tua, waktu, dan alamat rumah. Undangan kayak gini manis banget kalau dibagikan ke keluarga lewat WA atau Instagram.
Tips terakhir dari aku: selalu cek lagi tulisan undangan sebelum dicetak atau dikirim—nama, tanggal, dan lokasi jangan sampai salah. Simpan juga versi digitalnya, jadi kalau tiba-tiba perlu revisi atau bikin undangan acara lain, kamu nggak perlu mulai dari nol lagi.
cara cetak di kertas undangan gimana kak...apa harus fi tempel di word dulu? biasanya kertas undangan kan versinya ada yg vertikal dan horizontal...saya bingung cara printnya
cara cetak di kertas undangan gimana kak...apa harus fi tempel di word dulu? biasanya kertas undangan kan versinya ada yg vertikal dan horizontal...saya bingung cara printnya