Resep PERKEDEL KENTANG
RESEP PERKEDEL KENTANG
Bahan Utama:
500 gr Kentang (kupas, potong dadu)
1 batang Seledri (iris halus)
Minyak untuk menggoreng
Bumbu Halus:
3 siung Bawang Putih (goreng dulu biar wangi)
2 siung Bawang Merah (goreng dulu biar wangi)
1 sdt Garam
1/2 sdt Merica Bubuk
1/4 sdt Pala Bubuk (Opsional, tapi ini bikin aromanya otentik)
Bahan Pencelup:
1 butir Telur (kocok lepas)
Cara Membuat (Teknik Anti-Hancur):
Goreng Kentang: Goreng potongan kentang sampai matang (tusuk dengan garpu). Tiriskan dan haluskan selagi panas.
Tips: Menggoreng kentang membuat kadar airnya rendah dibanding merebus, jadi perkedel lebih padat dan tidak mudah hancur).
Campur Bumbu: Haluskan bawang goreng, garam, merica, dan pala. Campurkan ke dalam kentang halus bersama seledri.
Tambahkan Telur: Masukkan satu butir telur ke dalam adonan kentang. Aduk rata sampai menjadi adonan yang padat dan bisa dibentuk. (Tips: Telur berfungsi sebagai pengikat adonan).
Bentuk: Ambil sedikit adonan, bulatkan dan pipihkan. Pastikan permukaannya mulus dan tidak retak.
Pencelup & Goreng: Panaskan minyak dalam wajan. Celupkan perkedel ke dalam kocokan telur, lalu goreng dengan api sedang sampai berwarna kuning keemasan.
Tips: Jangan terlalu sering membalik perkedel agar tidak hancur).
Sajikan: Tiriskan dan sajikan hangat.
#initentangdapur #tipsdapur #food #tipsmasak #recipe #kitchenhacks #cooking #hidupsehat #videomasak #reseppraktis #perkedelenak
Dulu aku sering banget gagal bikin perkedel kentang. Rasanya enak, tapi pas digoreng langsung hancur atau nyerap minyak kebanyakan. Setelah beberapa kali coba-coba, akhirnya ketemu kombinasi cara dan resep yang cocok di rumah, dan sampai sekarang jadi andalan kalau lagi pengin lauk simple tapi enak. Pertama soal jenis kentang. Aku pribadi lebih suka pakai kentang yang kulitnya kuning, teksturnya lebih padat dan nggak terlalu berair, jadi pas dihaluskan gampang dibentuk. Jangan lupa setelah dikupas dan dipotong dadu, kentang dicuci lalu ditiriskan benar-benar sampai nggak ada air menetes. Ini ngaruh banget supaya adonan perkedel nggak lembek. Banyak yang tanya, kenapa harus digoreng dulu, bukan direbus? Dari pengalamanku, kentang yang digoreng dulu hasil perkedelnya lebih padat, permukaannya halus, dan waktu digoreng lagi bareng telur nggak gampang pecah. Kalau direbus, biasanya kandungan airnya lebih tinggi, jadi adonan lembek dan gampang retak. Jadi kalau targetnya perkedel kentang anti hancur, teknik goreng dulu ini wajib dicoba. Untuk bumbu, bawang merah dan bawang putih yang digoreng dulu bikin aroma perkedel jauh lebih wangi dan rasanya lebih "kaya". Pala bubuk sedikit saja sudah cukup bikin rasanya mirip-mirip perkedel rumahan jadul yang biasa disajikan bareng sop bening. Kalau nggak suka pala, bisa diskip, tapi kalau dicoba sekali biasanya malah ketagihan. Supaya bentuknya rapi, aku biasanya tunggu adonan kentang dingin dulu baru dibentuk. Adonan yang masih hangat cenderung lebih lembek. Kalau masih terasa terlalu lembek, bisa tambahkan sedikit kentang halus lagi atau 1–2 sdm tepung terigu/tepung panir, tapi jangan kebanyakan biar rasa kentangnya tetap dominan. Tips penting waktu menggoreng: pastikan minyak sudah panas stabil sebelum perkedel masuk. Api sedang cenderung kecil lebih aman daripada api besar yang bikin luar cepat cokelat tapi dalamnya belum set. Setelah dicelup kocokan telur, masukkan perkedel pelan-pelan, lalu diamkan dulu beberapa saat sampai lapisan luarnya set baru dibalik sekali. Terlalu sering dibolak-balik justru bikin perkedel rentan hancur. Perkedel kentang ini enak banget disajikan bareng sop ayam, rawon, atau cukup sambal kecap dan cabai rawit. Kalau mau dibuat stok, biasanya aku bentuk dan goreng setengah matang dulu, tunggu dingin, lalu simpan di kulkas dalam wadah tertutup. Tinggal digoreng lagi sebentar kalau mau disajikan, dan hasilnya tetap renyah di luar, lembut di dalam. Buat kamu yang lagi cari resep perkedel kentang yang simpel tapi anti gagal, bisa banget jadikan resep ini versi dasar. Tinggal dikreasikan dengan tambahan kornet, ayam suwir, atau daun bawang sesuai selera keluarga di rumah.
Mantaaap... Terima kasih kak resepnya 👍🥰