Kenapa pisau tumpul itu bahaya? 🤔
Karena memotong pakai pisau tumpul butuh tekanan lebih besar. Begitu meleset, luka yang dihasilkan justru bisa lebih dalam dan parah. Keep it sharp, keep it safe! 👇
#TipsDapur #SafetyFirst #initentangdapur #TipsMemasak #AlatDapur
Aku pertama kali kenal pisau mangkok waktu lagi cari alat dapur yang katanya bisa bikin rajang bawang dan sayur jadi lebih cepat. Bentuknya melengkung dan cara pakainya digoyang-goyang di atas talenan. Praktis sih, tapi kalau udah tumpul, ternyata sama berbahayanya kayak pisau biasa yang tumpul. Masalah utama pisau tumpul, termasuk pisau mangkok, adalah kita jadi refleks menekan lebih kuat. Begitu slip sedikit, arah pisau bisa melenceng ke jari atau telapak tangan. Apalagi kalau talenan atau meja kerjanya agak licin, resikonya makin besar. Jadi bukan cuma soal hasil potongan yang jelek, tapi beneran soal keamanan. Supaya pisau mangkok tetap aman dipakai, aku biasa: 1. Rutin asah pisau Untuk pisau biasa dan pisau mangkok, aku pakai batu asahan atau alat pengasah sederhana. Nggak perlu tiap hari, tapi kalau sudah terasa seret saat memotong, itu tanda harus diasah. 2. Cek posisi tangan Waktu pakai pisau mangkok, usahakan jari-jari tangan yang memegang bahan makanan ditekuk ke dalam (posisi "cakar"). Jadi kalau pun pisau meleset, yang kena bagian ruas jari, bukan ujung kuku atau ujung jari. 3. Pakai talenan yang stabil Talenan yang gampang geser bikin pisau makin susah dikontrol. Aku biasa taruh kain lap tipis atau tisu basah di bawah talenan supaya nggak licin, terutama waktu lagi rajang cepat pakai pisau mangkok. 4. Jangan paksakan potong bahan keras Pisau mangkok enak buat bawang, sayur, atau daging yang sudah empuk. Tapi untuk bahan yang keras banget seperti tulang atau labu besar, aku lebih pilih pisau dapur biasa yang besar dan tajam. Kalau dipaksakan, pisaunya bisa nyangkut dan lepas kendali. 5. Simpan dengan benar Pisau yang disimpan sembarangan di laci bikin mata pisau cepat tumpul. Aku sekarang usahakan simpan di rak pisau atau sarung pisau sederhana. Selain awet tajam, lebih aman waktu ambil. Pengalaman pribadi, setelah rajin jaga ketajaman pisau (termasuk pisau mangkok), kegiatan masak jadi jauh lebih enak. Potong bahan jadi lebih rapi, waktu di dapur lebih singkat, dan yang paling penting: lebih minim drama jari keiris. Intinya, keep it sharp, keep it safe. Jangan tunggu kejadian luka dulu baru sadar pentingnya pisau tajam di dapur.





























