Doa yang selalu akan kembali ke pemiliknya✨😇
Aku pernah ada di fase di mana tiap malam cuma bisa nangis sambil berdoa, minta orang yang pergi itu balik lagi. Rasanya hampa banget, dan cuma doa yang bisa bikin hati lumayan tenang. Dari situ, aku pelan-pelan belajar kalau doa itu bukan sekadar kata-kata, tapi cara kita ngobrol jujur sama Allah tentang apa yang bener-bener kita rasakan. Kalimat yang selalu keingat buat Desember ini: "doa-doa yang selama ini kamu panjatkan, semoga satu persatu terkabulkan." Aku mulai tulis doa-doaku di catatan HP. Di situ aku tulis juga doa agar orang yang pergi kembali lagi, tapi aku tambahin: "kalau memang dia yang terbaik menurut-Mu." Soalnya aku sadar, kadang yang aku mau ternyata belum tentu baik buat aku ke depannya. Biasanya, sebelum berdoa aku wudhu dulu, terus ambil waktu yang tenang, entah setelah Isya atau menjelang tidur. Aku ceritain semuanya ke Allah, termasuk rasa sedih, marah, dan takut ditinggal lagi. Aku sebut namanya dalam doa, minta semoga hatinya dilunakkan, diberi hidayah, dan kalau memang masih ada jalan, semoga dipertemukan lagi dengan cara yang baik. Tapi sambil berdoa, aku juga belajar buat nggak ngejar orangnya terlalu keras. Soalnya kalau terus-terusan berharap sama manusia, capeknya luar biasa. Aku coba alihkan fokus ke diri sendiri: memperbaiki sikap, ibadah, dan cara aku mencintai. Aku belajar memaafkan, bukan cuma dia, tapi juga diri sendiri yang pernah terlalu maksa keadaan. Menurutku, doa agar orang yang pergi kembali lagi itu sah-sah aja. Kita manusia, wajar banget kalau masih sayang. Tapi aku juga belajar buat nambahin doa lain: minta dikuatkan kalau ternyata jawabannya adalah ikhlas melepaskan. Kadang doa kita dikabulkan bukan dengan orang itu balik, tapi dengan hati yang pelan-pelan sembuh. Kalau kamu sekarang lagi di posisi yang sama, boleh banget terus berdoa. Desember ini, coba niatkan sebagai bulan buat lebih dekat sama Allah. Tulis doa-doamu, termasuk doa tentang dia, dan baca pelan-pelan setiap malam. Percaya deh, doa itu nggak pernah sia-sia. Entah orangnya yang kembali, atau kamu yang dipertemukan dengan sesuatu yang jauh lebih baik, semua doa akan selalu kembali ke pemiliknya dengan cara yang paling tepat.









































