mohon maaf lahir & batin
selamat lebaran 💫🎆🎉✨
Setiap menjelang Hari Raya Idulfitri, kalimat yang paling sering aku tulis dan ucapkan pasti “mohon maaf lahir & batin”. Awalnya terasa klise, tapi makin ke sini aku sadar kalau kalimat pendek itu berat banget maknanya. Lahir artinya semua kesalahan yang kelihatan: ucapan yang nyakitin, sikap jutek, janji yang nggak ketepati. Batin itu yang nggak kelihatan: prasangka, iri, kesel yang dipendem tapi ternyata kebawa sampai lama. Biasanya aku mulai dari orang terdekat. Ke orang tua dulu, minta maaf langsung sambil salaman setelah sholat Id. Rasanya beda banget dibanding cuma lewat chat. Habis itu baru kirim pesan ke teman-teman, saudara, dan orang-orang yang mungkin sempat aku bikin nggak nyaman. Kadang aku tulis: “Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin ya kalau selama ini ada kata atau sikapku yang kurang berkenan.” Simpel, tapi dari hati. Kalau kamu bingung mau nulis apa, kamu bisa pakai ucapan yang sedikit lebih personal, misalnya: - “Selamat Lebaran! Mohon maaf lahir batin atas semua salahku, baik yang sengaja maupun nggak sengaja. Semoga kita sama-sama jadi pribadi yang lebih baik lagi.” - “Di hari yang fitri ini, aku tulus minta maaf kalau pernah nyakitin kamu. Semoga semua luka dan salah paham ikut luruh bareng takbir malam ini.” - “Happy Eid al-Fitr 1447H. Mohon maaf lahir & batin ya, semoga Allah terima ibadah kita dan jaga silaturahmi kita selalu.” Aku juga suka kirim foto bertema Lebaran, misalnya pakai hijab dan gamis putih berdetail brokat sambil pegang buket bunga, lalu ditambahin teks “Happy Eid al-fitr 1447H” dan “mohon maaf lahir & batin”. Terlihat sederhana, tapi cukup buat nunjukin kalau ucapan itu dikirim dengan niat baik dan persiapan. Yang penting menurutku, jangan cuma copy-paste ucapan panjang dari internet tanpa kamu rasakan maknanya. Lebih baik singkat, tapi benar-benar kamu tujukan ke orang itu. Kadang, satu chat “maaf ya, aku sadar kemarin sikapku kelewatan” bisa memperbaiki hubungan yang udah lama renggang. Buat kamu yang mungkin masih malu mulai duluan, coba pikir gini: Lebaran itu momen spesial yang belum tentu kita temuin lagi tahun depan. Nggak ada ruginya jadi orang yang pertama bilang “mohon maaf lahir batin”. Justru di situ letak leganya, kayak beban lama pelan-pelan dilepas. Dan siapa tahu, dari satu ucapan singkat itu kamu bisa dapet kembali sahabat atau keluarga yang sebelumnya menjauh.

