Ternyata BENUA AMERIKA PENEMUNYA SEORANG MUSLIM
Sering kita mendengar bahwa penemu Benua Amerika pertama kalinya adalah Christopher Columbus pada 1492, tapi anggapan itu masih banyak yang menampiknya. Adalah Admiral Zheng He (Laksamana Cheng Ho) seorang muslim, 70 tahun lebih awal tiba di Amerika dibandingkan bendera Castilian Spanyol yang ditancapkan Colombus.
Penjelajahannya hingga mencapai Benua Amerika mengambil waktu antara tahun 1421 dan 1423. Membawa armada 100 kapal dan sekitar 28.000 anak buah kapal. Armada kapal Cheng Ho berlayar menyusuri jalur selatan melewati Afrika dan sampai ke Amerika menggunakan kapal yang 4 kali lebih besar daripada kapal yang digunakan oleh Colombus.
Tulisan ini di kutip dari aplikasi iPusnas dengan judul "Islam On The Spot" pada tanggal 10/04/2026 pukul 16:40 WIB
Penulis: @Faktaagama
Penerbit: Wahyu Qolbu
Tahun Terbit: 2023
Halaman: 203
#benuaamerika #faktaamerika #penemubenuaamerika #ReviewJujur
Sebagai seseorang yang sangat tertarik dengan sejarah dan penjelajahan dunia, saya merasa cerita tentang Laksamana Cheng Ho sangat membuka wawasan saya tentang dunia. Kebanyakan dari kita diajarkan bahwa Christopher Columbus adalah penemu pertama Benua Amerika pada tahun 1492, namun fakta yang jarang diketahui ini menunjukkan bahwa seorang muslim, Cheng Ho, telah sampai di benua tersebut lebih dari tujuh dekade sebelumnya, yaitu antara tahun 1421 sampai 1423. Cheng Ho bukan hanya seorang penjelajah biasa. Ia memimpin armada yang sangat besar, terdiri dari 100 kapal dengan 28.000 anak buah kapal. Kapal-kapalnya juga secara signifikan lebih besar dibanding kapal Colombus, yang menunjukkan kemajuan teknologi dan kemampuan logistik armada saat itu. Menyusuri jalur selatan melewati Afrika hingga mencapai Amerika, perjalanan ini membuktikan bahwa pengetahuan kelautan Islam dan kekuatan Dinasti Ming sangat maju pada abad ke-15. Pengalaman ini membuat saya merefleksikan bagaimana sejarah besar dunia sering kali memiliki cerita tersembunyi yang belum banyak diketahui. Koneksi antara budaya dan bangsa di era kuno jauh lebih kompleks daripada yang selama ini diajarkan. Kisah ini juga mengingatkan saya untuk selalu menggali informasi dari berbagai sumber dan tidak mudah menerima fakta yang telah mapan tanpa penelitian lebih dalam. Dengan adanya bukti dari catatan sejarah dan temuan arkeologis, serta dukungan dari karya seperti buku "Islam On The Spot", kita bisa memperluas pemahaman kita tentang peran besar Muslim dalam penjelajahan dan sejarah dunia. Saya sangat merekomendasikan untuk membaca lebih lanjut mengenai armada Imperial China dan pencapaian Cheng Ho yang luarbiasa ini.


