Disini aku share sedikit kisah hidupku. Menurut kalian aku terlalu terburu-buru gak sih?
Waktu itu sebelum menghadiri kajian aku emang udah ikhlas aja bahkan gak terpikirkan bakal nikah secepat itu. Dan disaat aku bener-bener nyerahin semuanya sama Allah, nerima takdir dari Allah. Justru malah Allah datangkan jodoh itu.
Seindah itu scenario Allah SWT.
Oh ya, disini ada gak temen² yang ikut kajian ustadzah Halimah juga? aku sedikit baca, banyak yang do'anya terkabul. MasyaAllah, mungkin karena diaminkan ribuan orang. Kalo ada boleh dong di share dikolom komentar. 😉
... Baca selengkapnyaWaktu aku nikah sat set di KUA, jujur salah satu yang paling bikin mikir itu: pakai baju apa ya buat akad? Karena konsepnya intimate wedding, cuma keluarga inti, aku pengen tampil rapi dan cantik tapi tetap sesuai aturan KUA dan nyaman dipakai seharian.
Aku akhirnya pilih gaun pengantin warna pink lembut, modelnya simple dan tetap hijab friendly. Untuk akad nikah di KUA menurutku yang penting itu:
1. Pakaian sopan dan tertutup, apalagi kalau kamu berhijab.
2. Warna nggak harus putih, bisa pastel kayak cream, dusty pink, atau sage green.
3. Bahan nyaman, karena proses akad bisa cukup lama dan kamu pasti banyak bergerak.
Buat kamu yang mau akad nikah di KUA, nggak wajib pakai gaun super mewah kok. Banyak juga yang pakai kebaya sederhana dengan rok span atau kain batik, dipadu jilbab polos. Kuncinya adalah kamu merasa pantas dan rapi di depan penghulu dan keluarga.
Tips kecil dari aku:
- Sesuaikan pakaian akad dengan budget, jangan sampai terlalu maksa. Nikah di KUA itu suasananya biasanya lebih santai, jadi outfit yang simple tetap kelihatan elegan.
- Kalau nggak sempat jahit, sewa atau pakai baju yang sudah kamu punya. Tambah sedikit aksesoris kayak bros, veil, atau selendang, langsung berasa lebih pengantin.
- Untuk suami, cukup kemeja rapi, celana bahan, dan kalau mau lebih formal bisa pakai jas tipis. Yang penting warna serasi sama pakaian kamu.
Karena persiapan pernikahan aku cuma seminggu, aku banyak cari inspirasi “pakaian akad nikah di KUA” di media sosial. Ternyata kebanyakan pasangan pilih konsep simpel, bahkan ada yang hanya pakai gamis favorit yang paling rapi. Dari situ aku sadar, esensi akad itu bukan seberapa wah baju kita, tapi seberapa siap kita mengikat janji.
Kalau kamu lagi galau soal pakaian akad nikah di KUA, coba list dulu: lokasi akad, konsep acara, dan berapa orang yang hadir. Dari situ baru tentukan mau pakai gaun, kebaya, atau gamis. Yang penting kamu bisa bergerak bebas, nggak kepanasan, dan merasa percaya diri.
Aku seneng banget kalau ada yang mau share juga pengalaman pilih pakaian akad nikah di KUA. Siapa tau dari cerita-cerita real kayak gini, kita bisa saling bantu kasih gambaran buat calon pengantin yang lagi persiapan sat set kayak aku dulu.
masyaAllah keren kak 🤩 kalo udah jodoh mah jalannya sat set ya kak 😂