Sungai Jernih
wwwooooh kalo pulang kampung, disini ga pernah ketinggalan nih...
Setiap pulang kampung, aku hampir selalu nyempetin main ke sungai jernih di dekat rumah orang tua. Dari kecil, aku sudah diajak mandi dan main air di sana, jadi pelan-pelan aku mulai paham sendiri apa yang dimaksud dengan sungai dan kenapa ada sungai yang airnya jernih banget. Kalau dijelasin sederhana, sungai itu aliran air yang mengalir terus menerus dari daerah yang tinggi ke tempat yang lebih rendah, biasanya bermuara ke danau, waduk, atau laut. Airnya bisa berasal dari mata air, air hujan yang mengalir lewat permukaan tanah, atau dari pegunungan. Di kampungku, sumber airnya dari beberapa mata air di bukit, makanya alirannya stabil dan airnya terasa lebih dingin. Sungai jernih alami menurut pengalamanku itu sungai yang airnya bening sampai kita bisa lihat batu-batu di dasar sungai, ikan kecil, bahkan pasirnya. Biasanya ciri-cirinya: - Di sekitarnya masih banyak pohon dan hutan, jadi tanahnya nggak gampang longsor atau terbawa ke sungai. - Arus airnya mengalir terus, nggak banyak sampah dan limbah. - Dasar sungainya lebih banyak batu dan pasir, bukan lumpur tebal. Waktu kecil aku sering diajarin orang tua buat bedain sungai yang masih alami dan yang sudah tercemar. Kalau airnya keruh terus, berbau, atau ada busa aneh, biasanya itu tanda sudah kena limbah. Sementara di sungai jernih alami di kampung, airnya nggak ada bau aneh, dan kalau diambil pakai tangan, bening banget. Dulu bahkan orang-orang kampung masih suka pakai air sungai buat cuci dan kadang buat mandi. Hal lain yang aku rasain dari sungai jernih adalah suasananya yang bikin tenang. Suara gemericik air, udara yang sejuk, dan pemandangan hijau di kanan-kiri sungai itu benar-benar bikin kangen. Setiap mudik, rasanya belum lengkap kalau belum duduk di batu pinggir sungai sambil celupin kaki ke air yang dingin. Buat yang penasaran dengan contoh sungai jernih alami, coba perhatiin sungai-sungai kecil di daerah pegunungan atau desa yang masih banyak pepohonan. Biasanya di sana kita bisa nemu sungai yang airnya bening banget. Dari pengalaman main di sungai seperti itu, aku jadi lebih paham bahwa sungai bukan cuma aliran air biasa, tapi juga sumber kehidupan buat warga sekitar, tempat main anak-anak, sampai sumber air untuk kebun. Menurutku, makin ke sini sungai jernih alami jadi makin langka. Jadi tiap kali mudik dan mampir ke sungai jernih di kampung, aku selalu berusaha jaga kebersihannya: nggak buang sampah sembarangan, nggak pakai sabun atau deterjen di sungai, dan ngingetin keluarga juga. Rasanya sayang banget kalau suatu hari nanti sungai yang dari kecil nemenin masa mudik malah jadi keruh dan kotor. Jadi kalau ada yang nanya, "jelaskan apa yang dimaksud dengan sungai" atau "apa itu sungai jernih alami", jawaban versiku adalah: sungai itu aliran air yang menghidupkan banyak hal di sekitarnya, dan sungai jernih alami adalah versi terbaiknya, yang masih bersih, bening, dan kerasa banget nuansa alamnya waktu kita datangi langsung.









































Lihat komentar lainnya