Keseharian IRT "Bakul Daster"
Hai Lemonades🍋
kali ini aku pengen sharing #KeseharianKu sebagai IRT yg juga jualan daster dr #RumahKu . Ini udah aku lakuin dr awal nikah, aku manfaatin sosmed untuk jualan, dari jadi reseller mertuaku ini aku biasa ambil untung 5-10rb/pcs daster. hasilnya Lumayan buat nambah2 uang jajan 😁
eh sekarang giliran kalian dong yg cerita, gimana cara kalian nambah uang jajan nih?
Sebagai IRT yang menjalankan usaha jual daster batik dari rumah, aku belajar banyak hal baru yang seru dan menantang. Setiap hari aku memeriksa kualitas daster, mulai dari membersihkan benang sisa jahitan hingga memasang label merek. Proses ini penting supaya produk yang aku jual tetap rapi dan menarik bagi pelanggan. Selain itu, aku menggunakan media sosial untuk mempromosikan produk. Dengan akun yang aku kelola sendiri, aku bisa langsung berinteraksi dengan calon pembeli dan menerima pesanan secara online. Kadang-kadang menyesuaikan stok dan motif juga menjadi hal menarik, karena aku mendapat banyak feedback dari pelanggan tentang desain yang sedang tren. Kerja sambil mengasuh anak memang tidak mudah, tapi aku menemukan cara untuk mengatur waktu dengan efektif. Biasanya aku mengerjakan tugas-tugas produksi saat anak tidur atau sedang aktif bermain di dekatku. Ini memberikan kebebasan dan kesempatan bagiku untuk ikut membantu perekonomian keluarga tanpa meninggalkan tugas sebagai ibu rumah tangga. Salah satu momen yang menyenangkan adalah saat menerima pesanan dan bisa segera mengemas daster dengan rapi. Aku selalu memastikan bahwa paket dikemas dengan baik agar sampai ke tangan pelanggan dalam kondisi sempurna. Pengalaman ini membuat aku semakin semangat menjalani usaha kecil ini dan berharap bisa terus berkembang.










kak bisa nih pesen di kakak heheh, ada nggak lengang panjang