Mom Life
Banyak ibu merasa harus menjadi "Supermom" yang bisa melakukan segalanya sendiri. Padahal, meminta bantuan adalah bentuk pertahanan diri, bukan kelemahan.
Jangan menunggu sampai meledak. Cobalah berbicara dengan suami di saat tenang.
Sebagai seorang ibu dengan dua anak, saya sering merasakan seperti membutuhkan lebih dari dua tangan untuk mengurus semuanya. Rasanya seperti yang dikatakan di gambar, "Dua anak, dua tangan, tapi rasanya butuh sepuluh tangan." Saya juga pernah merasakan rasa bersalah ketika merasa kurang perhatian ke salah satu anak, karena perhatian saya terbagi. Dari pengalaman saya, penting sekali untuk menerima bahwa tidak apa-apa jika kita tidak bisa melakukan semuanya sendiri. Meminta bantuan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk pertahanan diri agar kita tetap bisa menjalani peran sebagai ibu dengan baik tanpa kelelahan yang berlebihan. Selain itu, komunikasi dengan pasangan sangat penting. Saya belajar untuk memilih waktu yang tenang untuk berbicara dengan suami mengenai pembagian tugas atau sekedar melepas penat. Jangan menunggu sampai beban menumpuk hingga membuat kita emosi meledak. Dengan komunikasi yang baik, tugas bisa dibagi dan quality time bersama anak tetap bisa dinikmati. Saya juga menerapkan menghabiskan waktu berkualitas dengan anak-anak, meskipun kadang saya tidak banyak melakukan dokumentasi video karena sibuk bermain dan berinteraksi secara langsung. Quality time yang penuh perhatian jauh lebih berharga daripada sekedar merekam aktivitas mereka. Intinya, menjadi ibu itu indah tapi juga menantang. Ingat, tak perlu jadi 'Supermom' untuk memberikan yang terbaik bagi keluarga. Melakukan yang terbaik hari ini sudah lebih dari cukup dan anak-anak akan merasakan cinta yang tulus dari kita.



































