Innalillahi wainnailaihi rojiun
Innalilahi Waainna Illaihi Rojiu'un
Kami keluarga besar Samira Travel turut berdukacita yang mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah Bpk. H. Sutarmo Hadi Martono Ayahanda dari Ust. Fauzi Wahyu Muntoro (CEO SAMIRA TRAVEL) di usianya yang ke 90 tahun.
Semoga Almarhum diwafatkan dalam keadaan Husnul Khotimah, Diampuni Dosa Khilaf nya, Diluaskan Alam Kubur nya, Diterima Amal Ibadah nya dan Ditempatkan yang Terbaik di sisi Allah SWT.
Bagi Keluarga yang ditinggalkan Almarhum, Semoga diberikan Kekuatan Iman Islam nya, diberikan Ketabahan, Kesabaran dan Keikhlasan..
اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Alfatihah...
Aamiin Yaa Robbal Aalamiin 🤲🙏
Menghadapi kehilangan orang tercinta seperti yang dialami oleh keluarga besar Samira Travel, saya ingin berbagi sedikit pengalaman pribadi dalam menghadapi masa duka. Saat kehilangan anggota keluarga, terutama sosok yang sangat dihormati seperti ayahanda Bpk. H. Sutarmo Hadi Martono, rasa kehilangan tidak hanya dirasakan secara emosional tetapi juga spiritual. Dalam Islam, ucapan 'Innalillahi Wainnailaihi Rojiun' menjadi pengingat bagi kita semua bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya. Doa yang dipanjatkan agar almarhum diampuni dosa dan ditempatkan di surga merupakan bentuk harapan dan keyakinan terbaik yang dapat kita berikan. Saya pernah merasakan betapa kuatnya doa dan dukungan dari keluarga, teman, dan komunitas dalam membantu melewati masa sulit itu. Selain itu, penting bagi keluarga yang ditinggalkan untuk menerima kenyataan dengan sabar dan ikhlas. Ketabahan dan iman yang kuat menjadi penopang utama sehingga bisa menjalani hari-hari penuh kenangan dengan ketenangan hati. Dalam perjalanan hidup, mendoakan almarhum secara terus-menerus serta mengamalkan kebaikan atas nama beliau juga membuka jalan bagi kasih sayang yang abadi. Sebagai bagian dari komunitas umroh dan haji, saya yakin Samira Travel selalu mengedepankan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan dalam setiap langkahnya. Ucapan dukacita ini tidak hanya mengekspresikan rasa kehilangan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih menghargai waktu bersama orang tua dan keluarga, serta memperbanyak amal ibadah. Semoga keikhlasan dan doa tulus dari semua pihak diberikan kekuatan dan ketenangan dalam menghadapi kehilangan. Alfatihah untuk almarhum, semoga segala amal ibadahnya diterima dan diberikan tempat mulia di sisi Allah SWT.