... Baca selengkapnyaBuat kamu yang lagi cari info soal ketinggian Kawah Ijen dan seberapa berat pendakiannya, aku share sedikit lebih detail dari pengalamanku ya.
Secara ketinggian, kawasan Gunung Ijen sendiri ada di sekitar 2.386 mdpl, sedangkan jalur pendakian Kawah Ijen biasanya dimulai dari Paltuding dengan ketinggian kira‑kira 1.850 mdpl. Jadi total kenaikan elevasinya memang kerasa, tapi menurutku masih cukup pemula friendly selama kamu siap fisik dan nggak buru‑buru.
Dari pintu masuk yang ada tulisan "JALUR PENDAKIAN KAWAH IJEN", trek awal lumayan nanjak dan panjang. Medannya berupa tanah dan bebatuan, tapi jalurnya jelas banget, kayak jalan lebar yang berkelok di punggung bukit. Di beberapa titik kamu bisa lihat pemandangan pegunungan tandus bercampur bukit hijau, keren banget buat jadi alasan berhenti sejenak sambil atur napas.
Karena ketinggiannya makin naik, udara bakal makin dingin dan angin bisa cukup kencang, terutama mendekati kawah. Di area tertentu kadang berkabut, jadi penting bawa jaket yang bener‑bener hangat dan nyaman untuk jalan. Aku sendiri pakai jaket tebal dan trekking pole, dan itu sangat ngebantu di tanjakan dan turunan yang berbatu.
Buat pemula, tipsku:
1. Mulai jalan pelan tapi konsisten. Jangan terpancing rombongan lain yang larinya kenceng. Di ketinggian, nafas akan lebih pendek, jadi atur ritme sendiri.
2. Manfaatkan beberapa spot istirahat. Di jalur pendakian Kawah Ijen banyak titik buat duduk sebentar, apalagi menjelang fajar ketika pendaki ramai.
3. Pakai sepatu hiking yang nyaman. Jalurnya berbatu dan berdebu, jadi sepatu yang ada grip bakal ngebantu banget, apalagi untuk turun.
4. Bawa masker atau buff. Asap belerang di dekat kawah bisa cukup menyengat, apalagi kalau angin berubah arah.
5. Jangan lupa snack dan minum. Di medan berbatu dan dingin, badan tetap butuh energi. Minuman hangat di ketinggian itu nikmat banget.
Begitu mendekati puncak, kamu bakal lihat pemandangan danau asam berwarna biru kehijauan dengan asap putih mengepul—ini salah satu momen paling worth it setelah mendaki dari ketinggian bawah tadi. Di beberapa titik ada penjual barang berwarna kuning (belerang) dan cemilan, jadi kalau lupa bawa bekal masih ada penyelamat.
Kalau kamu berangkat dari Banyuwangi, bisa pakai Damri atau transport umum lain sampai area Paltuding, lalu lanjut hiking. Menurutku, untuk pemula yang penasaran mendaki di ketinggian tapi belum siap gunung yang super ekstrem, Kawah Ijen ini pilihan pas: jalur jelas, pemandangan gila keren, dan rasa capeknya sebanding banget sama view dari atas.
Intinya, jangan terlalu takut sama kata "ketinggian Kawah Ijen". Dengan persiapan fisik ringan, alat yang proper, dan jalan santai, pendakian di jalur pendakian Kawah Ijen ini masih sangat bisa dinikmati, bahkan buat yang baru pertama kali coba gunung.