Stop bullying dimanapun dan kapan pun #akupernah
Terlahir dengan kondisi berbeda, entah itu secara fisik, ekonomi, mental dan lain lain, yang notabene berbeda dari lingkungan sekitar, tentu tidak di inginkan setiap anak.
mereka tidak bisa memilih harus dilahirkan oleh orang tua mana, miskin atau kaya, kondisi fisik yang berbeda, atau bahkan kondisi kejiwaan / mental yang berbeda dari sekitarnya.
Hal ini saya alami semasa Sekolah Dasar sampai Menengah pertama, dimana saya "berbeda" dari teman teman saya saat itu, terlebih lagi saat juga bukan berasal dari keluarga berada ( ekonomi sulit)
Saya di bully hampir setiap hari di sekolah, dan itu menghancurkan mental saya, bahkan pernah sampai saya tidak mau bersekolah saat itu karena capek dan malu harus menghadapi perundungan hampir setiap hari.
saya jadi tidak mau bergaul dengan teman dan lebih memilih menyendiri.
Tapi beruntung nya saya , saya memiliki Orang tua yang selalu mendukung dan membesarkan hati saya ( walaupun sedikit terlambat) Papa saya tahu bahwa ternyata saya tidak mau bergaul dan memilih menyendiri ( minder).
Orang tua selalu mendukung dan membangun mental saya agar tidak berkecil hati dan selalu semangat.
dan itu pun saya buktikan dengan bekal support dari orang tua yang meyakinkan saya, di balik kekurangan saya , saya harus buktikan bahwa saya mampu melebihi mereka semua yang menbully saya. dan itu terbukti saya mampu masuk 5 besar nilai tertinggi di sekolah( bukan hanya di kelas).
Tapi yang jadi masalah adalah, tidak semua anak mampu membangun mental nya yang terpuruk untuk bangkit lagi, karena efek perundungan sangat buruk dan itu bisa terbawa sampai dewasa.
Tidak semua orang tua bisa tahu apa yang terjadi di sekolah dan mampu membangun mental anaknya kembali.
So STOP BULLYING SEKARANG JUGA DI MANA PUN DAN KAPAN PUN.
























