kenapa sudah vaksin BCG tetap kena TBC
kenapa sudah vaksin BCG tetap kena TBC karena vaksin BCG tidak bisa membuat kebal terhadap infeksi TBC tapi akan mencegah terjadinya infeksi TBC yang berat dan mengancam jiwa seperti TBC milier dan TBC otak
#vaksin .
Vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guérin) adalah imunisasi yang wajib diberikan pada bayi di Indonesia, negara dengan angka kejadian tuberkulosis (TBC) yang masih tinggi. Penting untuk dipahami bahwa vaksin ini tidak memberikan kekebalan penuh terhadap infeksi TBC, melainkan bertujuan untuk mencegah bentuk-bentuk berat dan mengancam jiwa dari TBC, seperti meningitis TBC atau TBC pada selaput otak, serta TBC milier. Ketika seseorang sudah divaksin BCG, itu tidak berarti mereka tidak bisa terinfeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis penyebab TBC. Namun, berkat vaksinasi tersebut, risiko mengalami komplikasi TBC parah akan jauh lebih rendah. Ini yang membuat imunisasi BCG sangat penting bagi kesehatan masyarakat, khususnya bayi dan anak-anak yang rentan terhadap infeksi berat. Selain vaksinasi, pengendalian TBC juga membutuhkan deteksi dini dan pengobatan yang tepat. Pengidap TBC aktif harus menjalankan pengobatan rutin sesuai anjuran dokter agar tidak menularkan kepada orang lain dan mengurangi risiko komplikasi serius. Upaya pencegahan lain seperti menjaga kebersihan pernapasan dan ventilasi rumah juga menjadi langkah penting. Secara singkat, vaksin BCG adalah alat pencegahan yang efektif untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan akibat bentuk TBC berat, bukan untuk mencegah semua kasus infeksi TBC. Oleh karena itu, meskipun telah divaksin, tetap diperlukan kewaspadaan dan langkah pencegahan lain agar terhindar dari penyakit ini.

