gatal di kulit karena efek samping obat TBC
gatal di kulit karena efek samping obat TBC, apa yang harus dilakukan?
Aku dulu juga kaget waktu tahu kalau pengobatan TBC itu bisa lama dan pakai kombinasi beberapa obat, yang sering disebut OAT (obat anti tuberkulosis). Dosisnya memang besar dan paling lengkap, makanya kadang ada efek samping seperti gatal, mual, atau kemerahan di kulit. Buat yang baru mulai minum obat TBC paru, biasanya dokter sudah jelasin di awal tentang kemungkinan efek samping. Salah satu yang sering bikin panik itu kalau kulit tiba-tiba gatal atau muncul ruam merah setelah minum obat. Aku sempat kira itu wajar saja, tapi ternyata dokter bilang bisa jadi itu reaksi alergi terhadap salah satu obat TBC. Kalau kamu habis minum obat TBC lalu muncul gatal di seluruh tubuh, terutama kalau disertai bentol-bentol merah, sebaiknya jangan cuek. Di aku, gatalnya muncul beberapa hari setelah mulai obat. Waktu kontrol ke puskesmas, dokternya langsung curiga alergi obat dan bilang obatnya sementara harus di-stop dulu sambil dilihat reaksinya. Jadi memang kadang obat TBC itu perlu dihentikan sementara kalau dicurigai bikin alergi. Biasanya dokter akan kasih obat anti alergi dulu untuk meredakan gatal dan ruam. Tujuannya supaya regimen obat TBC yang pertama (yang lengkap dosisnya dan paling bagus) sebisa mungkin tetap dipertahankan. Kalau dengan obat anti alergi gatalnya membaik dan masih bisa ditoleransi, dokter kadang tetap lanjutkan OAT yang sama sambil dipantau ketat. Tapi kalau setelah minum obat anti alergi gatalnya masih parah, ruam makin banyak, atau muncul gejala lain seperti bibir bengkak, sesak napas, pusing berat, itu harus segera lapor lagi ke dokter. Di situ biasanya dokter akan mulai mencari obat mana yang paling mungkin menyebabkan alergi. Obat tersebut nanti tidak boleh diberikan lagi, lalu regimen obat TBC-nya disesuaikan atau diganti dengan kombinasi lain yang lebih cocok. Buat orang tua yang anaknya minum obat TB anak di puskesmas, prinsipnya sama. Kalau ada bekas tes Mantoux merah dan melebar berlebihan, atau anak mulai gatal-gatal setelah mulai obat, jangan panik tapi segera konsultasi. Mantoux memang wajar merah di area suntikan kalau hasilnya positif, tapi kalau kemerahannya luas banget atau disertai keluhan lain, lebih aman dicek ulang. Yang penting, jangan pernah berhenti obat TBC sendiri tanpa arahan dokter. Pengobatan TBC paru itu harus tuntas, biasanya minimal 6 bulan. Tiap orang beda-beda penerimaan tubuhnya, meski obat dan penyakitnya sama. Jadi memang perlu sabar dan rutin kontrol. Dari pengalamanku, selama kita jujur cerita semua keluhan ke dokter, biasanya selalu ada jalan untuk dicari obat yang cocok sehingga pengobatan tetap jalan dan efek samping bisa diminimalkan.