Replying to @yanoniyaa kalau cuma di biarin bakal bikin mawar hasil okulasinya jadi mati kekurangan nutrisi, karena letak sucker lebih dekat dengan akar sehingga nutrisi yang diambil lebih banyak dan akan fokus kepada pertumbuhan dari mawar sucker nya #gardeningwithdave #gardeningtips #rosecare #mawar
Awal belajar tanam mawar, aku juga bingung banget soal sucker mawar. Tiba-tiba dari bawah batang atau dekat akar muncul tunas super kuat, daunnya lebat, tapi kok bunga mawar hasil okulasi malah makin kecil dan jarang mekar. Setelah cari tahu, ternyata itu yang disebut sucker adalah tunas liar yang tumbuh dari batang bawah (rootstock), bukan dari batang mawar hasil okulasi. Ciri khas sucker mawar biasanya: - Tumbuh dari bawah titik okulasi, bahkan kadang langsung dari tanah dekat akar. - Daunnya lebih banyak, warnanya kadang sedikit beda dari mawar utama. - Pertumbuhannya cenderung lebih cepat dan lebih kuat dari batang mawar yang kita inginkan. Kalau dibiarkan, sucker mawar ini bakal menang rebutan nutrisi. Karena posisinya lebih dekat dengan akar, nutrisi dan air otomatis lebih banyak lari ke si tunas liar. Akhirnya mawar hasil okulasi bisa kalah, jadi kurus, bunganya sedikit, bahkan lama-lama bisa mati. Di rumah aku pakai beberapa jenis mawar hasil okulasi, termasuk yang batang bawahnya mirip hokiantea liar. Nah, hokiantea liar ini terkenal kuat banget, jadi suckernya juga beringas. Kalau muncul dan nggak segera diatasi, tiba-tiba satu pot isinya tinggal mawar liar doang, bunganya beda dari varietas yang kita tanam. Cara aku mengatasi sucker mawar: 1. Jangan cuma dipotong di atas permukaan tanah. Aku biasanya gali sedikit sampai ketemu asal tunasnya. 2. Setelah ketemu titik tumbuh suckernya di batang bawah, baru aku potong sedekat mungkin dengan asal tumbuhnya. 3. Pakai gunting tajam atau pisau bersih supaya luka potong rapi dan nggak gampang kena penyakit. 4. Setelah itu, aku tutup lagi dengan media tanam dan tetap pantau beberapa minggu ke depan karena kadang suka muncul lagi. Supaya sucker nggak sering muncul, aku juga jaga posisi titik okulasi tetap di atas permukaan tanah. Kalau tertimbun terlalu dalam, risiko tumbuh tunas liar dari batang bawah akan lebih besar. Selain itu, rajin cek bagian bawah batang setiap beberapa minggu bantu banget buat deteksi dini. Menurutku, memahami apa itu sucker adalah hal penting buat pemula yang baru kenal okulasi mawar. Dulu aku pikir semua tunas baru itu bagus, ternyata nggak juga. Setelah ngerti bedain mana tunas mawar okulasi dan mana sucker, kualitas bunga di kebun aku jauh lebih stabil. Jadi kalau kamu pelihara mawar hasil okulasi, jangan ragu buat cek area batang bawah secara rutin dan berani ambil tindakan sebelum suckernya keburu menguasai tanaman.































