Gak semuanya harus ONLINE!
Tiap kerjaan punya realitanya masing-masing 😌
Saya pernah mengalami sendiri saat melamar kerja, di mana proses interview online memang memudahkan dari segi waktu dan jarak. Namun, ada hal-hal penting yang terasa hilang, seperti interaksi langsung dan kemampuan membaca bahasa tubuh yang sangat penting bagi HR. Di masa pandemi, interview online menjadi solusi praktis, tetapi saat kondisi mulai normal, perusahaan mulai menerapkan interview offline kembali. Mereka ingin melihat apakah kandidat datang tepat waktu, bagaimana cara berkomunikasi secara langsung, dan respons saat berada dalam situasi nyata. Pengalaman saya menunjukkan bahwa interview offline memberi nilai plus karena menunjukkan keseriusan dan profesionalitas. Melalui tatap muka, perekrut bisa menilai cara kita berinteraksi dan mengatasi situasi secara spontan. Ini seperti analogi membeli mobil, kita harus test drive dulu agar tahu performanya; begitu juga dengan interview. Oleh karena itu, persiapkan diri dengan baik jika ada panggilan interview offline. Selain mempersiapkan jawaban, pastikan juga kesiapan untuk datang tepat waktu, berpakaian rapi, dan menampilkan sikap percaya diri. Dengan begitu, peluang diterima di perusahaan impian akan semakin besar karena mereka bisa melihat nilai lebih dari diri kita yang tidak terlihat lewat layar.