Sunscreen Hanasui Collagen: Buy or Bye??
Hi sobat Lemoners ✨🍋
Kali ini aku mau review soal sunscreen collagen dari Hanasui.
+ Harga terjangkau
+ Ada di minimarket
+ Tidak berbau👍🏻
+ No whitecast
+ Ada efek adem tiap dipakai 😁
- Agak lengket setelah dipakai
- Lama menyerap
- Semenjak pake ini aku jadi komendoan 😭
So, buy or bye?
Bye 🙏🏻. Aku kurang suka karena jadi komedoan semenjak pake ini.
#skincare #skincareroutine #ReviewJujur #Sunscreen #hanasui #buyorbye #LoveItOrLeaveIt
Pas pertama kali liat Hanasui Collagen Water Sunscreen SPF 50 PA++++ di minimarket, aku tertarik karena klaimnya lengkap banget: ada perlindungan UV, anti polusi, melembapkan kulit, plus mengandung collagen. Dari packaging-nya yang biru dengan tutup oranye juga kelihatan fresh dan gampang dikenali di rak. Teksturnya sendiri tipe krim putih yang agak kental, bukan gel. Waktu dikeluarin ke punggung tangan, kelihatan creamy dan butuh sedikit waktu buat dibaurkan. Di kulitku yang kombinasi cenderung berminyak, dia terasa agak lengket dan butuh waktu lumayan lama buat benar-benar meresap. Kalau dipakai kebanyakan, finish-nya jadi keliatan agak ‘basah’ dan kerasa mengambang di atas kulit. Untuk klaim SPF 50 PA++++, ini sudah cukup banget buat dipakai harian, apalagi kalau sering aktivitas di luar ruangan. Tapi menurutku, walaupun klaim perlindungan UV-nya oke di atas kertas, yang paling penting tetap cara pakainya: harus cukup takaran (2 jari untuk wajah dan leher) dan di-reapply tiap 2–3 jam. Kalau dipakai terlalu tipis, proteksinya jadi kurang maksimal meski SPF-nya tinggi. Soal kandungan, karena ini Hanasui Collagen Water Sunscreen, dia bawa nama collagen yang biasanya diklaim membantu menjaga elastisitas dan kelembapan kulit. Di kulitku memang ada efek lembap dan adem setelah dipakai, jadi enak buat base makeup tipis. Tapi di sisi lain, kombinasi tekstur yang agak berat plus efek lembap ini kayaknya kurang bersahabat di pori-pori aku, terutama di area T-zone. Setelah beberapa hari pemakaian rutin, komedo di hidung dan dagu kerasa makin banyak. Kalau kamu kulitnya berminyak atau mudah komedoan, menurutku sebaiknya hati-hati dan patch test dulu. Mungkin bisa dicoba tipis-tipis, jangan langsung dipakai full seharian, dan perhatiin reaksi kulit 3–7 hari. Di beberapa orang dengan kulit kering atau normal, sunscreen yang agak rich gini justru bisa terasa nyaman dan nggak masalah sama sekali. Dari segi kenyamanan harian, aku pribadi kurang cocok karena rasa lengket dan efek komedoan tadi. Tapi aku bisa paham kenapa banyak yang tetap penasaran: harganya terjangkau, gampang dibeli di minimarket, no whitecast, dan nggak ada bau menyengat. Kalau kamu lagi cari sunscreen murah dengan SPF 50 PA++++ dan nggak masalah sama finish yang sedikit lengket, Hanasui Collagen Water Sunscreen masih bisa jadi opsi untuk dicoba. Kesimpulannya, buat aku pribadi ini lebih ke "bye" karena nggak bersahabat dengan komedo. Tapi keputusan akhir tetap balik ke kondisi kulit masing-masing. Kalau kamu sudah pernah coba, boleh banget bandingin pengalamanmu sendiri: apakah di kulitmu malah cocok, ringan, dan nggak bikin masalah?





cocok untuk kulit berminyak tidak??