Jadi, aku suka banget parfum yang aromanya seger kayak baru selesai mandi. Nah, setelah aku cari-cari banyak yang ngerekomendasiin Lilith & Eve yang Morning Devotion. Karena penasaran akhirnya aku beli.
Pas aku coba ternyata gak sesuai kesukaanku💸. Aku gak ngerasa wanginya kayak abis mandi🤔. Aku juga nanya ke temenku yang selera parfumnya sama kayak aku, dan dia juga bilang kalo baunya bukan kayak abis mandi😭.
Buatku parfum ini masih wangi sih, cuma kayak ada aroma parfum cowoknya. Untuk ketahanannya kalo sobat Lemoners di indoor bakal awet baunya.
Tapi aku setuju packagingnya cakep, aku suka banget warna birunya. Selain itu ada gliternya juga, cakep banget💕
Sampe sekarang aku masih nyari parfum yang baunya tuh seger kayak abis mandi. Buat sobat Lemoners yang punya rekomendasi, boleh banget share~
... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali lihat Lilith and Eve Morning Devotion, aku langsung ke‑notice sama tampilan botol biru dan kemasannya yang manis banget. Box biru muda di atas taplak renda putih, terus begitu dibuka ada botol parfum biru dengan pita di dalam kotak… berasa fancy padahal harganya masih di bawah 100k. Dari segi look, menurutku ini salah satu parfum affordable yang paling niat.
Buat kamu yang lagi cari review lebih detail soal Lilith and Eve Morning Devotion, aku jelasin dari aromanya dulu. Di hidungku, opening‑nya cukup soft, ada kesan manis dan sedikit fresh, tapi bukan tipe fresh "baru selesai mandi" yang super bersih atau berasa habis pakai sabun. Ada nuansa yang menurutku agak unisex, makanya berasa kayak parfum cowok-tipis, terutama beberapa menit setelah disemprot. Kalau kamu suka parfum cewek yang super lembut, bedak, atau floral segar banget, mungkin perlu coba dulu di kulit sebelum beli full size.
Untuk ketahanan, di indoor menurutku cukup oke. Di kulitku bisa sekitar 3–5 jam masih kecium, apalagi kalau semprot di titik nadi dan sedikit di baju. Di baju malah bisa lebih awet lagi. Tapi kalau dipakai outdoor, jalan panas atau banyak aktivitas, wanginya jadi lebih soft dan nempel dekat ke kulit. Jadi menurutku Morning Devotion lebih cocok dipakai di ruangan ber-AC, ke kampus, kantor, atau hangout santai di mall.
Kalau ngomongin vibe, Lilith and Eve Morning Devotion ini kerasa seperti parfum harian yang aman dipakai di banyak situasi. Bukan tipe parfum yang nyetrik banget, tapi juga nggak terlalu polos. Cocok buat kamu yang suka wangi manis-fresh tapi nggak mau terlalu girly. Kalau kamu suka parfum cowok yang soft atau suka wewangian unisex, kemungkinan besar kamu bakal lebih appreciate karakter aromanya dibanding aku yang prefer wangi super "abis mandi".
Tips dari aku kalau mau beli: lebih baik cari dulu tester atau sniff di toko yang jual Lilith and Eve, karena Morning Devotion ini termasuk parfum yang tergantung selera dan kulit masing‑masing. Di beberapa orang mungkin kerasa lebih fresh, di yang lain bisa jadi lebih manis atau ada kesan maskulin. Dan jangan lupa tes di kulit, bukan cuma di kertas tester.
Kalau kamu benar‑benar cari parfum under 100k yang wangi "abis mandi", mungkin perlu bandingin Lilith and Eve Morning Devotion dengan varian lain atau brand lain juga. Misalnya cari yang deskripsinya ada kata-kata "soapy", "fresh laundry", atau "after shower". Biasanya parfum dengan nuansa citrus, aqua, atau floral yang sangat ringan lebih mendekati wangi sehabis mandi.
Overall, menurutku Lilith and Eve Morning Devotion ini menang di tampilan botol biru dan kemasannya yang cantik, glitter vibe-nya juga bikin kelihatan mewah. Dari segi wangi, masih enak dan layak dicoba untuk pemakai parfum unisex atau yang nggak terlalu nuntut aroma super bersih. Kalau kamu sudah pernah cobain juga, share di kolom komentar: di hidungmu wanginya lebih ke cewek, cowok, atau benar‑benar unisex?