Very Iconic Nasi Goreng in Suroboyo

Surabaya punya banyak banget pilihan nasi goreng tek tek yang menurutku setiap penjual punya ciri khas yg berbeda, salah satunya ya Nasi Goreng Pak Kumis atau yg biasa orang sebut Nasi Goreng Joko Dolog.

📍Nasi Goreng Pak Kumis

Taman Apsari St No.25, Embong Kaliasin

💰Nasgor Kresengan+ Endog 16k

( Payment : Qris, Cash )

Jangan lupa siapin uang cash ya buat bayar parkir🫶🏻

#kulinersurabaya #placetogosby #exploreeatsby Nasi Goreng Pak Kumis

2025/12/7 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPertama kali dengar nama Nasi Goreng Pak Kumis Joko Dolog, aku kira cuma nasi goreng biasa. Ternyata ini termasuk salah satu nasi goreng taman apsari yang cukup melegenda di kalangan warga Surabaya dan pekerja kantoran sekitar. Lokasinya di Jalan Taman Apsari No.25, Embong Kaliasin, persis deretan taman kota, jadi gampang banget ditemuin kalau kamu cari di Maps dengan keyword “Nasi Goreng Pak Kumis Joko Dolog Taman Apsari”. Menu yang paling terkenal di sini tentu Nasi Goreng Krengsengan. Secara rasa, nasinya itu manis-gurih dengan bumbu krengsengan yang nendang tapi nggak terlalu pedas, jadi masih aman buat yang nggak kuat pedas. Di fotoku, aku pesan Nasi Goreng Krengsengan + 2 telur mata sapi, porsinya lumayan ngenyangin. Teksturnya agak sedikit berminyak, tapi menurutku masih di tahap enak, bukan yang sampai mengganggu. Kalau kamu tipe yang suka nasi goreng kering, bisa bilang ke abangya minta agak kering ya. Buat yang penasaran varian lain, selain nasgor krengsengan taman apsari, di warung ini juga biasanya ada mie goreng, nasi goreng biasa, dan beberapa lauk tambahan. Di cabang lain yang masih satu nama, ada yang jual ayam goreng dan oseng daging Pak Kumis juga, tapi khusus di Taman Apsari fokusnya tetap ke nasi dan mie goreng. Jadi kalau kamu lagi hunting nasi krengsengan Surabaya yang versi nasi goreng tek-tek kaki lima, tempat ini bisa banget masuk list. Soal suasana, karena ini warung kaki lima di area terbuka, vibe-nya khas kuliner malam Surabaya: rame, banyak suara kendaraan lewat, dan kamu makan di meja dan bangku sederhana warna kuning. Justru nuansa ini yang bikin pengalaman makan di Nasi Goreng Pak Kumis Surabaya berasa otentik. Biasanya ramai mulai malam hari, jadi kalau nggak mau kelamaan nunggu, usahakan datang agak awal. Harga menurutku masih ramah di kantong, sekitar belasan ribu per porsi untuk nasgor krengsengan + telur. Pembayaran bisa pakai cash maupun QRIS, tapi tetap siapin uang tunai kecil buat bayar parkir. Pelayanannya cukup cepat, apalagi kalau nggak terlalu banyak antrian, jadi cocok buat yang cari makan malam kilat setelah kerja. Kalau kamu lagi jalan-jalan ke pusat kota dan bingung mau makan apa, tinggal search “nasi goreng apsari” atau “nasgor taman apsari” di HP, lalu arahkan ke Nasi Goreng Pak Kumis. Enak buat jadi opsi sebelum atau sesudah nongkrong di sekitar Taman Apsari atau kawasan Monkasel. Dari pengalamanku, ini termasuk salah satu spot kuliner Surabaya yang patut dicobain minimal sekali, apalagi kalau kamu pecinta nasi goreng dengan bumbu krengsengan khas Jawa Timur.