pengalamanku 🍋

setelah menjadi ibu hidupku berubah,harus banyak belajar tentang mitos atau fakta terhadap bayi mulai dari makanan sampai dg hal hal yang mistis.aku pernah pada waktu itu makan daging kambing yg dikasih kakak ipar

pas banget aku TDK masak dan males masak karna anak lagi sakit

pada malam hari anakku rewel perutnya kembung dan keras (Atos kata orang Jawa)

sudah aku kasih miyak telon pijat pelan pelan masih aja rewel

apa benar makan daging kambing membuat perut si bayi menjadi kembung?

#PengalamanKu

1/12 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenjadi ibu adalah pengalaman yang sangat mengubah hidup, memang benar seperti yang kutulis sebelumnya tentang bagaimana aku belajar berbagai hal, termasuk yang berhubungan dengan mitos dan fakta seputar kesehatan bayi. Dari pengalaman pribadiku, penting untuk mengenal tanda-tanda bayi yang sedang tidak nyaman, seperti perut kembung—atau yang dalam bahasa Jawa disebut 'Atos'. Mengenai mitos bahwa makan daging kambing dapat menyebabkan perut bayi kembung, secara medis tidak ada penelitian kuat yang membuktikan hubungan langsung tersebut. Namun, makanan yang dikonsumsi ibu menyusui memang bisa mempengaruhi bayi, terutama jika bayi sensitif terhadap jenis protein tertentu. Misalnya, beberapa bayi mengalami reaksi dari makanan olahan susu atau makanan pedas. Dalam kasusku, setelah bayi rewel dan perutnya terasa keras, aku mengatasi dengan mengoleskan minyak telon dan memijat perlahan agar perutnya terasa lebih nyaman. Pijat bayi dengan minyak telon atau minyak kayu putih memang menjadi cara tradisional yang banyak digunakan karena memberikan efek hangat dan menenangkan otot perut bayi. Selain itu, menjaga pola makan ibu dan menghindari makanan yang bisa menyebabkan gas, seperti makanan berlemak berat atau terlalu pedas, juga sangat membantu mengurangi kembung pada bayi. Penting juga untuk memperhatikan posisi bayi saat menyusui agar tidak banyak menelan udara. Pengalaman menjadi ibu memang penuh pembelajaran sehari-hari. Tak jarang kita harus mencari tahu dari berbagai sumber dan mencoba sendiri apa yang terbaik untuk bayi kita. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak jika perut kembung bayi tidak kunjung membaik atau disertai gejala lain seperti muntah atau demam. Semoga cerita ini bisa membantu para ibu lain yang mungkin mengalami hal serupa. Jangan merasa sendiri dan teruslah belajar serta percaya pada insting keibuannya.

Posting terkait

Review Berbagi Pengalaman. Ada Yg Sama ???
#PengalamanKu #MauTanya #Lemon8 #lemon8indonesia #AntiBoncos
MeLina

MeLina

1 suka

Gambar infografis berjudul 'JANGAN ASAL MAKAN AYAM!' menampilkan berbagai bagian ayam seperti sayap, leher, dada, paha, ceker, hati, ampela, dan brutu, dengan label nama masing-masing bagian.
Infografis tentang dada ayam, menjelaskan kandungan protein tinggi, lemak rendah, dan kalori kecil. Manfaatnya untuk diet dan pembentukan otot, serta catatan tentang risiko makanan kering jika terlalu sering tanpa lemak.
Infografis tentang paha ayam, menjelaskan kandungan lemak sedang, zat besi, dan zinc lebih tinggi. Manfaatnya untuk energi dan daya tahan tubuh, dengan catatan konsumsi berlebihan dapat menambah asupan lemak jenuh.
Jangan Asal Makan Ayam!
Hai lemonades 🍋 Selama ini kamu makan ayam bagian mana? Dada ayam sehat, tapi hati ayam bisa berbahaya kalau kebanyakan. Tubuh butuh nutrisi seimbang bukan ikut tren doang. Save biar nggak salah pilih lagi 🐔✨” #Hello2026 #GoodBye2025 #PengalamanKu #TipsLemon8 #ViralTerbaru @Lemon8
Widia N 🌸

Widia N 🌸

5664 suka

Gambar menunjukkan alat tes kehamilan positif dengan teks "Seandainya aku tahu... Hamil di usia 30+ Ada risiko tapi ga seseram itu..!" dan emoji sedih, menggambarkan kekhawatiran awal tentang kehamilan di usia 30-an.
Teks menjelaskan pengalaman pribadi hamil di usia 34 (plasenta previa) dan 37 (Hb rendah), menunjukkan bahwa risiko bisa diatasi dengan kontrol rutin dan pola hidup sehat. Latar belakang buram menunjukkan alat tes kehamilan.
Teks menjelaskan mengapa hamil di usia 30+ lebih berisiko: kualitas sel telur menurun, kondisi tubuh tidak se-segar usia 20-an, dan potensi penyakit penyerta seperti darah tinggi atau diabetes.
Seandainya IRT tahu, Risiko hamil di usia 30+
Haiii lemonade IRT 🍋 Sering banget kita dengar kalau hamil di usia 30+ itu penuh risiko. Aku pun awalnya sempat takut. Tapi setelah aku jalanin sendiri, ternyata setiap kehamilan punya cerita yang berbeda—ada dramanya, tapi ada juga yang surprisingly lebih ringan. Risiko memang ada, tapi buka
ira_kiraniaa

ira_kiraniaa

272 suka

Gambar menunjukkan empat produk perawatan kulit berbeda dengan tulisan "Stop! Buang Buang DUIT" di tengah, mengindikasikan rekomendasi untuk menghemat uang dalam rutinitas perawatan kulit.
Gambar menampilkan pembersih wajah yang direkomendasikan untuk kulit kering, dengan ulasan positif mengenai kelembapan dan tidak membuat kulit terasa tertarik setelah pemakaian.
Gambar menunjukkan pelembap yang direkomendasikan untuk kulit kering dan sensitif, dengan kemampuan memperbaiki skin barrier dan cocok untuk kulit berjerawat aktif.
Perjalanan Skincare ku dari Kering ke Lembap
✨ Pengalaman Skincare-ku ✨ Dulu aku tuh sering banget gonta-ganti skincare. Sampai akhirnya aku mutusin buat pakai skincare dari dokter, dan udah aku jalanin berbulan-bulan. Tapi sayangnya, hasilnya nggak begitu kelihatan di aku 😢 Kulitku malah makin kering, jerawat muncul on-off, dan wajah tetap
dentya

dentya

186 suka

Lihat lainnya