Belajar nangis

5/1 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenangis seringkali dianggap sebagai tanda kelemahan, tetapi sesungguhnya itu adalah bagian alami dari proses manusia untuk mengelola emosi. Dari pengalaman pribadi dan berbagai penelitian, saya menemukan bahwa menangis membantu saya merasa lebih lega dan mengurangi tekanan emosional yang terpendam. Ketika kita belajar mengenali perasaan dan tidak menahannya, menangis bisa menjadi cara yang efektif untuk membersihkan pikiran dan melepaskan energi negatif. Saya ingat saat mengalami masa sulit, menangis bukan hanya melepas emosi, tapi juga membuka ruang bagi refleksi diri yang lebih dalam. Ini membantu saya memahami akar masalah dan mencari solusi dengan kepala yang lebih jernih. Selain itu, menangis juga memiliki manfaat fisik. Air mata mengandung hormon stres yang dikeluarkan dari tubuh, sehingga setelah menangis seseorang bisa merasa lebih tenang dan rileks. Ini menunjukkan bahwa menangis tidak hanya berdampak pada kesejahteraan mental, tetapi juga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mengajarkan anak-anak untuk tidak takut menangis juga penting. Mereka perlu tahu bahwa mengekspresikan emosi adalah hal yang normal dan sehat. Dari sudut pandang saya, lingkungan yang mendukung dan penuh pengertian sangat membantu proses ini. Dengan begitu, mereka bisa berkembang menjadi individu yang emosional sehat dan tahan banting menghadapi tantangan hidup. Singkatnya, belajar menangis bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan untuk merawat diri sendiri. Menangis mengajarkan kita menerima perasaan dengan sepenuh hati dan memberi ruang untuk penyembuhan secara alami.

Cari ·
taksu barong gianyar

2 komentar

Posting terkait

JANGAN BIKIN ISTRI NANGIS, AWAS REZEKI SERET PAK!!
Salam Hai Lemonades 🫰🤗 Kalau kemarin bahas istri di sini sekarang bahas suami --- Banyak yang bilang, kalau istri bahagia, satu rumah ikut bahagia. Tapi gimana mau bahagia kalau sifat suaminya bikin "batin"? 🫠🫠 Ternyata ada sifat-sifat suami yang bisa jadi "penghambat"
ealist

ealist

53 suka

Gambar sampul dengan judul "Nostalgia Bollywood! 5 Film India Jadul yang Bikin Kita Nangis + Nyanyi Bareng" dan teks "Film ke-3 bikin aku nangis sampe ulang tahun". Terdapat ikon pita film, tetesan air mata, hati, dan kaset VHS.
Poster film "Kabhi Khushi Kabhie Gham..." dengan rating 9.5/10. Deskripsi menyebutkan drama keluarga, konflik anak & orang tua, reuni penuh air mata, dan SRK yang pulang kampung.
Poster film "Dilwale Dulhania Le Jayenge" dengan rating 9/10. Deskripsi menyoroti tema cinta vs tradisi keluarga, lagu dan dialog legendaris, serta perjuangan cinta sejati.
5 FILM INDIA JADUL YG BIKIN AKU NANGIS TERUS 😭📺
Lemonade 90 an mana suaranyaa .. Ada masa di hidup kita, di mana malam minggu bukan soal nongkrong di cafe, tapi nungguin film India jam 7 malam di TV 🤭 Lagu-lagu sedih, adegan slow motion, dan cinta yang ga selalu bisa bersatu... dan anehnya, kita betah nonton berjam-jam sambil ikut nangis. 😭
shintahri

shintahri

65 suka

Baru Tau Adegan Dewasa Yang Bikin Nangis Sendiri
hai lemonade 🍋🍋🍋 Dulu pas masih kecil, aku selalu nggak sabar pengen cepet dewasa. Kira-kira nanti bisa bebas, bisa beli apa aja, nggak ada yang ngatur. Ternyata setelah benar-benar dewasa, "adegan"-nya beda banget dari bayangan. Menjadi dewasa bukan soal bebas, tapi soal belajar
Fira Rosa

Fira Rosa

112 suka

Gambar sampul dengan judul '5 Barang Ciwi Ciwi Yang BOROS' menampilkan ilustrasi jarum pentul, kapas wajah, jedai rambut, ikat rambut, dan tisu, di atas meja dengan kipas kecil dan gulungan benang.
Teks 'Barang-barang kecil tapi bikin kantong nangis versi cewek' dengan emoji sedih dan ajakan 'SWIPE', di atas latar belakang meja yang sama dengan barang-barang kecil.
Dua bagian: atas menunjukkan jarum pentul berwarna-warni tertancap di busa putih dengan tulisan 'Jarum Pentul', bawah menunjukkan kemasan kapas wajah 'Selection' dengan tulisan 'Kapas Wajah'.
5 Barang Kecil Yang diem diem bikin Dompet Nangis😭
#TentangKehidupan Jujur aja ya… kadang yang bikin boros itu bukan karena belanja barang mahal, tapi karena barang-barang kecil yang cepet banget habisnya 😭 Cewek-cewek pasti relate deh, baru beli minggu lalu eh sekarang udah tinggal separo aja isinya. Padahal harganya murah-murah, tapi kalau dij
im Ayu🌺

im Ayu🌺

236 suka

Gambar menunjukkan pengumuman kelulusan SNBP 2025 untuk Pariwisata Bahari (D4) Universitas Padjadjaran, dengan karakter kartun menangis dan pertanyaan "KETERIMA SNBP, TAPI KENAPA AKU MALAH NANGIS?".
Kartu peserta SNBP 2025 menampilkan informasi kelulusan siswa eligible dari Jawa Barat, dengan pilihan pertama Pariwisata Bahari D4 Universitas Padjadjaran, disertai pernyataan optimisme sebelum pengumuman.
Teks menceritakan hari pengumuman kelulusan SNBP yang awalnya haru, namun berubah menjadi tekanan karena orang tua tidak setuju dan jurusan Pariwisata Bahari diremehkan orang lain.
Keterima SNBP, tapi kenapa aku malah nangis?
Aku kira keterima pilihan pertama bakal jadi momen paling bahagia. Tapi ternyata... banyak hal nggak sesuai harapan 😞 Orang tua nggak setuju Jurusanku diremehkan Beasiswa nggak lolos Sempat down banget, tapi akhirnya aku sadar ini bukan akhir, cuma awal yang beda dari rencana. Pelan-pela
tya

tya

99 suka

Bayi suka tiba-tiba Nangis dan rewel?
#DoaHarian yang selalu aku bacain buat Zhafran sejak ia lahir sampai sekarang Alhamdulillah ia anteng baik budi kalaupun menangis yah nangis wajar, karena mau nyusu, mau tidur, pakai dan buka baju 😂, minta gendong, itu aja sih kalau kembung dari bayi cuma sekali, aku ngobatinnya di senam k
Umma Zhaffran

Umma Zhaffran

13 suka

Seorang wanita berhijab dan berkacamata tersenyum, memegang empat sertifikat penghargaan. Teks di atasnya bertuliskan 'Banjir PENGHARGAAN di Umur 17 Tahun! Kok Bisa? Dapet Darimana? >>', menunjukkan prestasinya di usia muda.
Tampilan dekat beberapa sertifikat penghargaan dengan daftar prestasi yang diraih, termasuk juara 1 Jurus PSTD Regu Nasional dan juara 2 Tanding Kelas A Dewasa Nasional, dari kompetisi Taekwondo dan Pencak Silat.
Kumpulan medali perunggu, perak, dan emas yang digantung, dengan teks 'Medali' dan 'Alhamdulillah semua medali ada dikamarku! mulai dari perunggu, perak dan emas', menunjukkan kebanggaan atas pencapaiannya.
Ceritaku Diumur 17 Tahun! Bikin NANGIS BAHAGIA!
Aloww lemonss!🍋🌻 Im Back!🎀💖 Setelah 3 hari gak ngonten, akhirnya hari ini bisa ngonten dan berbagi ceritaa jugaa! so happy🥰 Nah kali ini aku mau sedikit cerita bagian paling menyenangkan saat aku umur 17 tahun. Siapa sih yang gak seneng ketika dapet pernghargaan? kayaknya gak ada ya! ehehe
Ratnaa⋆🩷⋆𐙚˚

Ratnaa⋆🩷⋆𐙚˚

74 suka

Gambar kolase sampul untuk rekomendasi film Indonesia tersedih, menampilkan adegan dari film 'Miracle in Cell No. 7' dan 'Air Mata di Ujung Sajadah', dengan teks peringatan untuk menyiapkan tisu.
Poster film 'Miracle in Cell No. 7' (2022) dengan rating sedih 10/10, menampilkan seorang ayah dan putrinya dikelilingi narapidana, menggambarkan kisah ayah berkebutuhan khusus yang dituduh palsu.
Poster film 'Hafalan Shalat Delisa' (2011) dengan rating sedih 9.8/10, menampilkan gadis kecil korban tsunami Aceh yang kehilangan keluarga namun tetap tabah dan ikhlas.
siap siap Nangis tanpa Henti 😭😭🌟
hai teman lemon 🖐️ 🍋 8 Film Indonesia Tersedih yang Bikin Nangis Bombay! Siapin tisu, karena deretan film ini nggak cuma menguras air mata, tapi juga menyentuh hati banget.. "Kalau Kamu Gak Nangis Nonton Ini, Hati Kamu Terbuat dari Baja!"😭😲 1. Miracle in Cell No. 7 (2022) Rati
nakaraka

nakaraka

8 suka

‼️anak sering nangis jangan salahkan makhluk lain‼️
Bayi Menangis Terus? Yuk, Kenali Bedanya Gas, Kolik, dan Lapar! Sering kali kita sebagai ibu merasa panik saat si kecil menangis tanpa henti. Rasanya campur aduk ya, Maam-antara bingung, sedih, dan lelah. Tenang, Maam... Menangis adalah cara utama si kecil berkomunikasi. Tugas kita adalah bel
Ismaᥫ᭡ | Mamanya Elfathan

Ismaᥫ᭡ | Mamanya Elfathan

1 suka

Gambar menampilkan rak supermarket penuh permen dan makanan ringan. Teks overlay kuning dan pink bertuliskan "POV GEN Z Tabungan Rp 0 Karena Doom Spending?!" menyoroti masalah pengeluaran berlebihan.
Gambar rak supermarket dengan permen dan makanan ringan. Teks overlay merah dan putih menjelaskan penyebab "doom spending": belanja impulsif demi tren/validasi sosial, promo, diskon, dan FOMO dari media sosial.
Gambar menampilkan paket di atas kain bertekstur. Teks overlay putih memberikan 5 cara memperbaiki kebiasaan belanja impulsif: review keuangan, buat wishlist realistis, set budget, tunda pembelian, dan unfollow akun pemicu FOMO.
Belanja Impulsif Bikin Dompet Nangis! 😭
Holllllaaaaaaaa🌺 #GoodBye2025 Tahun ini aku belajar satu hal penting soal mentality: nggak semua keinginan harus dituruti, dan nggak semua validasi sosial layak dibeli. 2025 ngajarin aku berhenti doom spending, mulai lebih sadar sebelum checkout, dan pelan-pelan milih tenang daripada t
Oydwis🌷

Oydwis🌷

10 suka

Lihat lainnya