Kec. Ulu Ogan
1/18 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku pertama kali dengar tentang kopi Bagio dari cerita teman yang hobi banget keliling desa cuma buat nyari kopi enak. Katanya, kopi Bagio itu enaknya bukan cuma di rasa, tapi juga di suasana kebunnya. Makanya pas ada kesempatan main ke kebun kopi, aku langsung perhatiin gimana sih keseharian di sana. Di kebun kopi, suasana paginya enak banget: udara masih dingin, bau tanah basah, dan deretan pohon kopi yang buahnya merah-merah. Biasanya, petani sudah mulai aktivitas dari pagi, milih buah kopi yang benar-benar matang. Dari situ aku baru paham kenapa rasa kopi Bagio bisa beda: ternyata proses panennya benar-benar diperhatiin, nggak asal petik. Kalau kamu tertarik sama kopi Bagio, coba deh sesekali lihat langsung prosesnya. Misalnya, tanyain ke petani bagaimana cara mereka menjemur kopi, bedanya kopi yang dijemur langsung di bawah matahari sama yang diolah dengan cara lain. Kadang mereka juga mau kasih coba beberapa jenis seduhan, jadi kamu bisa bandingin mana yang paling cocok sama seleramu. Buat yang pengin menikmati kopi Bagio di rumah, tips dari aku: kalau beli biji kopi, simpan di tempat tertutup rapat dan jangan terlalu sering dibuka-tutup supaya aromanya nggak cepat hilang. Waktu seduh, pakai air panas yang nggak terlalu mendidih (sekitar 90–95°C) biar rasa kopinya keluar tapi nggak jadi terlalu pahit. Aku biasanya pakai takaran 1:15 (1 gram kopi untuk 15 ml air) dan itu sudah pas buat harian. Hal lain yang aku suka dari kopi Bagio adalah kesan "rumahan"-nya. Rasanya nggak terlalu rumit, tapi tetap ada karakter. Cocok diminum sambil ngobrol santai di teras sore-sore, ditemani gorengan atau pisang rebus. Kalau kamu suka kopi yang nggak terlalu asam, kopi model begini biasanya pas. Kalau suatu saat kamu main ke daerah yang terkenal dengan kopi Bagio, coba sempatkan buat mampir ke kebunnya, bukan cuma ke kafe. Pengalaman lihat langsung kebun kopi, ngobrol sama petaninya, dan mencium aroma kopi yang lagi disangrai itu beda banget rasanya. Dari situ aku jadi lebih menghargai tiap gelas kopi yang diminum, karena ternyata di baliknya ada proses panjang dan keseharian petani yang jarang kelihatan. Menurutku, kopi Bagio bukan sekadar soal rasa, tapi juga soal cerita dan suasana. Jadi kalau kamu penasaran, nggak ada salahnya mulai cari info, baik lewat online atau tanya-tanya ke teman yang suka kopi lokal. Siapa tahu dari satu cangkir kopi Bagio, kamu jadi ketagihan eksplor kopi-kopi dari kebun lain juga.

1 komentar

Gambar ingot
ingot

👍👍👍❤️