Aku baru sadar, bagi IRT sepertiku ternyata ngonten di YouTube gak repot² amat, tinggal tentuin nichenya, dan praktekkan! 😁 Kebetulan niche ku "alur cerita film" ya Guys, dan selama ngonten di YouTube 1 Videoku pernah dibayar sekitar 7 JUTAAN, selebihnya 4,8 JUTAAN, ada juga yg 2,7 JUTAAN bahkan lebih kecil dari itu. 🫣
Gak kebayang deh kalau per-Video dibayar 7 JUTAAN, tinggal kalikan ratusan video yang aku punya aja apa gak kenyang banget tuh? 😅💸
Tapi yang jelas semua kerjaan ngonten "apapun itu" tipsnya cuma 1 : RAJIN UPLOAD, kalau gak ya hasil besar cuma di angan² saja 🥱 dan jangan lupa Bismillah saat memulai kerjaan biar lancar dalam proses pengerjaan.✨🍃
... Baca selengkapnyaBuat yang sering cari di Google soal gaji YouTuber 1000 subscriber atau estimasi pendapatan YouTube, sini aku ceritain versi pengalamanku sebagai IRT yang baru serius ngonten beberapa waktu terakhir.
Pertama, soal gaji YouTuber 1000 subscriber. Jujur, jumlah subscriber itu penting, tapi bukan patokan utama gaji. Waktu channel-ku masih di bawah 5.000 subscriber, ada kok video yang sudah mulai dapat cuan lumayan karena view-nya tinggi dan penontonnya betah nonton sampai akhir. Jadi jangan keburu minder kalau subscriber masih kecil.
Yang lebih ngaruh ke estimasi pendapatan YouTube itu:
1. **Jumlah tayangan (views)** – Makin banyak yang nonton, makin besar peluang iklan tampil.
2. **Durasi tonton (watch time)** – Misal di niche alur cerita film, kalau kita bikin cerita yang bikin penonton penasaran, mereka bakal nonton lebih lama. Ini bantu naikkan pendapatan.
3. **Jenis iklan & negara penonton** – Penonton dari negara dengan CPM tinggi biasanya hasilnya juga lebih besar. Di dashboard YouTube Studio, kamu bisa cek sendiri.
4. **Topik/niche** – Niche seperti alur cerita film, edukasi, keuangan, kadang punya CPM lebih tinggi dibanding vlog biasa.
Waktu 1 videoku bisa menghasilkan sekitar Rp 7.384.383 (kayak yang ke-capture di layar "7jt hasil ngonten 1 video YouTube" itu), itu bukan langsung sehari dua hari ya. Biasanya video yang terus ditonton berbulan-bulan, istilahnya evergreen. Ada juga video lain yang kisaran Rp 4,8 jutaan, Rp 2.734.443, sampai Rp 2.146.281. Jadi kelihatan kan, satu video bisa punya estimasi pendapatan YouTube yang beda-beda banget.
Kalau kamu lagi di fase awal, baru tembus syarat monetisasi (1000 subscriber dan 4000 jam tayang), jangan kaget kalau gajinya masih kecil, misal ratusan ribu per bulan. Itu wajar. Pelan-pelan nanti naik ketika:
- Upload-nya rutin (minimal 2–3 kali seminggu menurut pengalamanku)
- Belajar baca data di YouTube Analytics (judul mana yang sering diklik, durasi tonton, dll.)
- Nge-test beberapa tema sampai ketemu yang cocok, kayak aku yang akhirnya nyaman di niche alur cerita film.
Tips praktis kalau kamu fokus ke gaji YouTuber 1000 subscriber:
- Jangan cuma ngejar subscriber, tapi fokus bikin 1–2 video yang benar-benar niat, thumbnail dan judulnya juga klik-able.
- Buat video yang bisa dicari orang, misalnya pakai judul yang nyambung dengan kata kunci seperti "alur cerita film", "review film", atau hal yang lagi viral.
- Sabar. Kadang video yang sekarang sepi, beberapa bulan kemudian tiba-tiba naik sendiri dan baru kelihatan estimasi pendapatannya.
Intinya, dari sudut pandang IRT sepertiku, YouTube itu bisa banget jadi sumber tambahan cuan. Tapi jangan kebayang semua video langsung dibayar 7 jutaan ya. Anggap aja bonus besar, sementara tugas kita sekarang: rajin upload, terus belajar, dan konsisten di niche yang kita suka.
Klo punya ku 11juta paling tinggi hehehe.. Alhamdulillah aku juga youtuber, salam kenal kak