... Baca selengkapnyaSedikit sharing dari aku yang juga pakai blok head Moto 1 di Vario 150 harian. Banyak yang tanya bedanya blok head vario 150 bawaan pabrik dengan blok Moto 1 ukuran 31/26 ini, terutama buat kalian yang lagi cari setelan aman tapi mau tarikan lebih enteng.
Pertama, soal ukuran klep 31/26. Di vario 150 standar, ukuran klep lebih kecil, jadi aliran udara dan bensin masih agak ketahan. Saat ganti ke blok head 31/26, aliran ke ruang bakar jadi lebih lega. Efeknya, motor lebih gampang nafas di putaran atas, akselerasi enak, terutama dipakai luar kota atau sering main RPM menengah–atas. Tapi tetap, supaya maksimal, perlu setting karbu/throttle body dan mapping ECU yang pas.
Kedua, banyak yang bingung blok head vario 150 ini plug and play atau tidak. Pengalaman aku, untuk Vario 150 dan PCX 150, blok head Moto 1 ini termasuk PnP, tinggal sesuaikan seal, packing, dan pastikan permukaan blok mesin bersih dan rata. Kalau kamu pakai Vario 150 LED old, tetap bisa kepasang, cuma pastikan mekanikmu paham setting klep dan kompresinya supaya nggak ngelitik.
Karena di iklan ditulis "BLOK HEAD BELUM PORTING KLEP MASIH MENTAH", artinya saluran masuk dan buang di head masih standar dari pabrik Moto 1, belum dibentuk ulang. Ini justru enak buat kalian yang mau custom porting sesuai kebutuhan: harian, touring, atau semi-race. Kamu bisa diskusi dulu sama tukang porting langganan, maunya karakter motor seperti apa, baru porting disesuaikan.
Bahan klep albronze juga cukup penting. Albronze terkenal lebih tahan panas dan gesekannya bagus buat aplikasi motor yang sering digeber. Di pemakaian harian, ini membantu supaya dudukan klep lebih awet dan sealing kompresi tetap terjaga. Tapi tetap, oli mesin harus rutin diganti dan pakai kualitas yang layak.
Soal perbedaan blok head vario 150 vs blok head PCX 160, banyak yang DM nanya apakah bisa tukar-tukar. Umumnya, blok head PCX 160 beda volume dan karakter, jadi kalau kamu fokus di vario 150, mending cari blok head yang memang spesifik untuk vario/PCX 150 seperti Moto 1 ini. Fokus di satu spek mesin akan lebih mudah buat cari settingan paling enak.
Tips pribadi kalau kamu baru pertama kali ganti blok mesin vario 150:
1. Simpan dulu parts standar (head lama, klep, dll) buat jaga-jaga kalau mau balik standar.
2. Setelah pasang blok head baru, jangan langsung digeber habis; lakukan inreyen dulu beberapa ratus km supaya semua permukaan kerja menyesuaikan.
3. Rutin cek celah klep (setelan klep) setelah pemakaian beberapa minggu. Kadang setelah ganti head, setelan klep bisa berubah sedikit.
4. Kalau ragu, selalu pasang di bengkel yang sudah sering pegang vario 150 atau pcx 150 bore up/upgrade, bukan bengkel umum yang belum terbiasa.
Di foto kelihatan jelas blok head mesin berwarna perak dengan dua katup terpisah, jadi kamu bisa kebayang bentuk barang aslinya. Buat kalian yang cari blok moto 1 buat vario 150 atau PCX 150 dengan ukuran 31/26 dan settingan klep albronze, menurutku ini opsi menarik kalau lagi bangun motor harian kencang tapi masih nyaman dipakai setiap hari.