Di postingan kali ini aku mau sharing ke kalian nih mengenai beberapa tips dari aku pribadi supaya meal plan kamu yang sehat ngak malah bikin kantong bolong
Simak yuk!✨
Intinya kamu harus bener bener planning sebelum belanja bahan, bisa bandingin harga, dan tau batas belanja secukupnya!
Segitu dulu dari aku, semoga membantu dan see you di postingan aku selanjutnya✨❤️
... Baca selengkapnyaSejak rajin meal plan, aku baru sadar kalau pengeluaran terbesar itu sering banget datang dari sayur dan buah yang… keburu layu atau busuk sebelum dimasak. Jadi kuncinya memang "jangan boros sayur", bukan cuma soal uang, tapi juga sayang banget lihat makanan terbuang.
Yang pertama aku lakukan adalah hitung jujur: dalam seminggu, aku biasanya masak berapa kali dan porsi untuk berapa orang. Dari situ aku baru tulis daftar belanja. Misalnya aku tahu cuma sempat masak 4 kali seminggu, aku nggak akan beli sayur untuk 7 hari penuh. Lebih baik belanja 2 kali seminggu dengan porsi sedikit, tapi habis kepakai.
Terus, pilih sayur yang daya tahannya beda-beda. Di awal minggu, aku pakai dulu sayur yang cepat layu kayak bayam, kangkung, tauge. Sementara itu, sayur yang lebih tahan lama kayak wortel, kol, brokoli, dan labu aku simpan buat pertengahan sampai akhir minggu. Cara ini beneran bantu banget supaya isi kulkas tetap fresh dan nggak ada yang kebuang.
Menyimpan sayur juga penting. Aku biasa cuci dulu sayur yang berdaun, keringkan, lalu simpan di wadah tertutup dengan tisu di bawahnya supaya menyerap air. Untuk wortel dan timun, aku simpan utuh di chiller, baru dipotong kalau mau dipakai. Trik kecil kayak gini bikin sayur tahan lebih lama, jadi kita nggak perlu beli berulang-ulang.
Supaya nggak boros, aku juga suka bikin menu yang bahannya mirip. Contohnya, kalau beli kol dan wortel, hari pertama bisa dimasak capcay, besoknya bisa jadi isian tumisan atau pelengkap mie. Dengan begitu, satu jenis sayur bisa dipakai di beberapa menu tanpa terasa bosan.
Selain itu, aku mulai kurangi makan di luar. Misalnya lagi ngidam sashimi atau ikan segar, aku pilih beli ikan di supermarket Jepang dan olah sendiri, jatuhnya lebih hemat dan porsinya bisa disesuaikan. Begitu juga dengan buah; aku sering beli pepaya, melon, bengkuang, lalu potong sekaligus jadi stok snack sehat di kulkas. Karena sudah siap makan, kita jadi lebih rajin habisin dan nggak gampang lupa sampai busuk.
Waktu belanja, aku juga biasakan bandingin harga. Kadang perbedaan harga pepaya, telur, atau sayuran antar supermarket atau pasar tradisional lumayan banget kalau dihitung sebulan. Tapi tetap prioritasku kualitas, jadi aku cari yang masih segar dengan harga paling masuk akal.
Intinya, meal plan sehat yang anti boncos itu kombinasi antara jangan boros sayur, belanja secukupnya, dan pintar mengatur menu. Pelan-pelan aja, nanti lama-lama kamu akan nemu pola yang paling cocok buat kebutuhan dan gaya hidupmu sendiri.