... Baca selengkapnyaKadang kita baru sadar betapa berharganya seseorang atau sesuatu justru setelah semuanya pergi. Dulu aku juga sering cuek, nunda-nunda ngobrol sama orang tua, pasangan, atau teman, dengan alasan "nanti aja". Tapi pelan-pelan hidup ngasih pelajaran, kalau kata-kata hargai sebelum kehilangan itu bukan sekadar quote estetik buat dipajang di sosial media.
Buat aku, "hargai sebelum kehilangan" artinya belajar hadir sepenuh hati. Misalnya, waktu lagi ngobrol sama orang tersayang, coba taruh dulu HP, dengarkan betul-betul, jangan sambil sibuk scroll. Hal sesimpel itu ternyata bikin mereka merasa dihargai. Kita nggak pernah tahu, kapan momen-momen kecil itu jadi yang terakhir.
Kata-kata hargai sebelum kehilangan juga ngingetin aku soal kesehatan dan waktu. Dulu sering lembur, begadang, merasa badan kuat terus. Begitu sakit, baru nyesel kenapa nggak jaga pola hidup dari awal. Padahal, menghargai diri sendiri juga termasuk bagian dari menghargai sebelum kehilangan: menghargai tubuh, mental, dan batas kemampuan diri.
Kalau kamu lagi cari kata-kata hargai sebelum kehilangan buat motivasi diri, coba tanya ke diri sendiri: apa yang sekarang kamu punya tapi jarang kamu syukuri? Bisa jadi itu orang tua yang masih sering nelpon, pasangan yang cerewet, sahabat yang kelihatan rewel, atau pekerjaan yang kamu sering keluhkan. Kadang, rasa "biasa aja" itu muncul karena kita lupa bersyukur.
Buatku, yang paling menampar adalah ketika seseorang yang dulu selalu ada, tiba-tiba pergi dan kita nggak dikasih kesempatan buat memperbaiki apa pun. Dari situ aku belajar kalau minta maaf, bilang sayang, atau sekadar bertanya "kamu gimana?" itu jangan ditunda. Karena penyesalan paling berat adalah ketika kita sadar sudah terlambat.
Kalau kamu suka kutipan bijak, coba tulis kata-kata hargai sebelum kehilangan versi kamu sendiri di catatan HP atau ditempel di dinding kamar. Baca tiap hari sebagai pengingat. Seiring waktu, kamu bakal lebih peka buat menghargai orang, momen, dan diri kamu sendiri sebelum semuanya cuma jadi kenangan.
Intinya, hidup ini nggak selalu ngasih kita kesempatan kedua. Selama masih punya waktu, hargai apa pun yang ada di depan mata: keluarga, teman, kesehatan, bahkan kesibukanmu hari ini. Jangan tunggu sampai semuanya berubah jadi "andai saja".