DEAR ANAK PERTAMA
Saya mulai paham kenapa Bapak saya dulu jarang banyak bicara tentang lelahnya. Ternyata menjadi anak pertama itu bukan soal harus selalu kuat, tapi belajar tetap bertahan demi keluarga
.
Saya mengerti, cara sayang seorang laki-laki kadang memang tidak banyak kata. Tidak selalu terlihat romantis atau manis, tapi hadir lewat tanggung jawab, kerja keras, dan doa yang diam-diam dipanjatkan setiap hari
.
Dan sekarang… saya sedang berjalan di jalan yang dulu juga dilalui oleh Bapak saya. Sama-sama anak pertama, sama-sama belajar menyimpan banyak hal sendiri demi orang rumah tetap tenang...!!!
.













