Hilang Kendali Akibat Stir Eror, Motor Roda Tiga Terperosok ke Parit di Gamping Sleman
SLEMAN – Sebuah kecelakaan tunggal menimpa satu unit motor roda tiga (Tossa) di Jalan Kabupaten, tepatnya di kawasan Mayangan, Trihanggo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman pada Selasa (14/4/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Kendaraan tersebut terjun ke dalam parit setelah mengalami kerusakan pada sistem kemudi.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, kendaraan Tossa tersebut tengah melaju sebelum akhirnya kehilangan kendali. Diduga kuat, terjadi kegagalan teknis pada bagian stir yang mendadak terkunci ke arah kiri dan tidak bisa diputar ke kanan.
Akibat kendala teknis tersebut, pengemudi tidak mampu mengarahkan kendaraan kembali ke badan jalan, sehingga kendaraan meluncur tak terkendali dan langsung masuk ke dalam parit di pinggir jalan.
Korban dan Evakuasi
Kecelakaan ini mengakibatkan dua orang korban mengalami luka-luka. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama sembari menghubungi pihak medis.
Tak berselang lama, unit ambulans tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Berdasarkan informasi terkini:
• Kondisi Korban: Luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
• Rujukan: Kedua korban telah dikondisikan dan dibawa menggunakan ambulans menuju RSA UGM untuk perawatan lebih lanjut.
Kondisi Lalu Lintas
Proses evakuasi kendaraan dari dalam parit sempat menjadi perhatian warga dan pengendara yang melintas, namun situasi lalu lintas di Jalan Kabupaten tetap terpantau terkendali. Pihak terkait menghimbau para pengguna jalan, terutama pemilik kendaraan roda tiga, untuk selalu rutin mengecek kondisi kelayakan teknis kendaraan guna menghindari insiden serupa.
Sebagai pengguna kendaraan roda tiga, pengalaman ini menjadi pengingat penting tentang betapa krusialnya menjaga kondisi teknis kendaraan setiap saat. Saya pernah mengalami situasi serupa di mana stir motor roda tiga saya terasa berat dan kaku saat melaju di jalanan yang ramai. Hal ini kemudian saya ketahui karena sistem kemudinya sudah aus dan membutuhkan perawatan segera. Kegagalan teknis seperti stir yang mendadak terkunci memang bisa sangat berbahaya, terutama ketika kita sedang melaju di jalan raya. Pengalaman tersebut membuat saya lebih rajin memeriksa kondisi stir dan kelayakan kendaraan secara menyeluruh, tidak hanya ban dan rem, tapi juga bagian kemudi. Apalagi kendaraan roda tiga yang memang sering dipakai untuk angkut barang, sehingga komponen kemudi bisa cepat aus. Selain itu, saya juga menyadari pentingnya pelatihan pengemudi untuk memahami tanda-tanda kerusakan teknis sejak dini agar bisa cepat mengambil tindakan pencegahan. Dalam beberapa komunitas pengendara roda tiga, rutin diadakan sharing tentang perawatan dan pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan, termasuk pemeriksaan sistem stir. Tidak kalah penting juga adalah kewaspadaan saat berkendara di malam hari. Pencahayaan yang kurang dan kondisi jalan yang licin bisa memperparah risiko kecelakaan jika kendaraan mengalami masalah teknis. Oleh karena itu, melakukan pengecekan kendaraan di siang hari sebelum beraktivitas malam menjadi kebiasaan yang saya anjurkan untuk para pengguna roda tiga. Akhirnya, kecelakaan di Gamping Sleman ini menjadi pengingat berharga bagi kita semua, terutama pemilik motor roda tiga di daerah Yogyakarta dan sekitarnya, agar selalu memprioritaskan keselamatan dengan menjaga kendaraan dalam kondisi prima dan segera melakukan perawatan setelah merasakan ada yang tidak normal pada stir atau bagian lain kendaraan.












