5/3 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPertama kali dengar Toko Kopi Melayu di Banjarmasin, aku kira cuma tempat ngopi biasa. Ternyata setelah datang ke cabangnya di daerah Bjm km 10, kesannya lebih ke kafe melayu yang cozy dengan sentuhan modern. Begitu masuk, yang paling kelihatan itu interiornya: dinding hijau yang dihiasi piring-piring, dipadu dinding berubin putih, meja dan kursi kayu, plus jendela besar dengan tirai bambu. Vibenya hangat, berasa kayak nongkrong di rumah sendiri tapi versi lebih estetik. Buat yang suka foto-foto, spot dinding hijau dan area dekat jendela ini lumayan instagramable. Dari luar, papan nama bercahaya “TOKO KOPI MELAYU” cukup mencolok di malam hari. Di bawahnya kelihatan beberapa menu andalan yang bikin penasaran, seperti “KOPI PENG”, “BUBUR BAKAR”, dan “ROTI KAYA”. Area luarnya semi terbuka, dengan tenda garis hijau putih dan konter tempat staf sibuk meracik pesanan. Kalau datang malam, suasananya ramai tapi masih nyaman buat ngobrol. Untuk minuman, es kopi di sini menurutku lumayan nagih. Disajikan dalam gelas cukup besar dengan es batu banyak, rasanya seimbang antara pahit kopi dan manis susunya, nggak bikin enek. Buat yang nggak terlalu kuat kopi pekat, es kopi mereka masih aman di lidah. Kalau suka eksplor, bisa coba varian kopi peng atau kopi susu lainnya. Makanan di Toko Kopi Melayu juga menarik, bukan sekadar cemilan kecil. Salah satu yang aku coba semangkuk mie dengan telur rebus dan pangsit goreng. Porsinya cukup mengenyangkan buat jadi makan malam. Mienya cenderung gurih, enak dipadukan dengan telur rebus, sementara pangsit gorengnya renyah dan cocok dicocol sambal. Makan mie hangat ditemani dua gelas es kopi dingin itu kombinasi simpel tapi memuaskan. Selain mie, banyak yang datang buat cobain bubur bakar dan roti kaya. Roti kaya biasanya disajikan dengan selai kaya manis gurih, cocok banget dipasangkan dengan kopi hitam atau kopi peng. Kalau kamu tipe yang suka sarapan atau sekadar camilan ringan, dua menu ini bisa masuk wishlist. Menurutku, Toko Kopi Melayu di Banjarmasin ini cocok buat beberapa momen: nongkrong santai bareng teman, kerja pakai laptop sambil ngopi (asal nggak terlalu rame), atau sekadar singgah malam-malam buat ngisi perut. Harganya juga masih ramah di kantong, sebanding dengan porsi dan suasana tempat. Kalau kamu lagi cari referensi kafe melayu di Banjarmasin atau pengen lihat-lihat dulu sebelum datang, wajib cek foto-foto eksterior dan interiornya. Dari papan nama yang menyala, es kopi di meja putih, sampai mangkuk mie dengan pangsit goreng, semua cukup menggambarkan karakter Toko Kopi Melayu yang sederhana tapi berkesan. Jadi buat yang lagi hunting kopi melayu Banjarmasin atau pengen baca ulasan Toko Kopi Melayu lengkap dengan suasana dan fotonya, menurutku tempat ini layak banget buat masuk daftar kunjungan kamu berikutnya.