@The First Harvest Ebisu as Cold Whisked Matcha Latte
recipe:
5g matcha powder + 55ml oatmilk (whisk together)
100ml dairy milk
.
Aku pertama kali coba The First Harvest Ebisu ini karena banyak yang bilang kualitasnya bagus buat cold whisked matcha latte. Ternyata beda banget sama matcha biasa di pasaran. Warna hijaunya lebih cerah dan aromanya fresh, nggak terlalu “rumput” tapi kayak ada wangi floral halus, mirip oolong tea gitu. Waktu aku whisk dingin (cold whisked), teksturnya langsung kelihatan halus dan gampang nyatu sama susu. Kalau buat kamu yang sensitif sama rasa pahit, Ebisu matcha ini masih aman. Rasanya sweet with slight bitterness at the end, jadi ada pahit tipis di belakang yang justru bikin rasanya berlapis dan nggak enek. Yang paling aku notice, ada rasa floral like oolong tea dan sedikit pistachio nuttine, jadi kayak ada nuansa nutty yang lembut. Biasanya aku pakai perbandingan kurang lebih: 5 g matcha + sekitar 50–60 ml oatmilk atau air dingin buat di-whisk dulu sampai benar-benar larut dan berbusa sedikit, baru ditambah susu (bisa 100 ml dairy milk atau full oatmilk kalau mau versi non-dairy). Es batu optional, tapi menurutku enak banget kalau dijadiin iced latte. Kalau kamu lagi cari matcha buat daily latte, Ebisu matcha tipe ini cocok buat yang suka rasa balance, bukan yang terlalu bold atau super pahit. Buat pemula juga oke karena gampang di-mix dan nggak gampang clumpy selama kamu ayak dulu matchanya sebelum di-whisk. Tips lainnya, pakai air atau susu yang dingin bener-bener bantu jaga rasa tetap smooth dan nggak terlalu “tajam”. Dari segi harga mungkin sedikit di atas matcha biasa, tapi menurutku sebanding sama kualitasnya. Buat yang penasaran "ebisu matcha enak nggak" atau lagi bandingin sebelum beli, menurut pengalamanku: ini cocok banget buat cold whisked matcha latte ala kafe di rumah, apalagi kalau kamu suka profil rasa floral dan nutty yang subtle, bukan cuma pahit dan creamy doang.

























